Unduh Aplikasi

Banyak Penerima Beasiswa Aceh Tak Diterima di Kampus Tujuan

Banyak Penerima Beasiswa Aceh Tak Diterima di Kampus Tujuan
Mahasiswa Al Azhar, Kairo, Mesir. Foto: Dakwatuna
BANDA ACEH - Banyak para penerima beasiswa asal Aceh yang tidak langsung berangkat ke luar neger karena tidak diterima di universitas yang dituju. Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Aceh hanya bertugas menyeleksi para calon penerima. Sedangkan pendaftaran dan penerimaan di universitas bersangkutan dilakukan sendiri oleh penerima beasiswa.

“Banyak penerima beasiswa 2015 tidak diterima di luar negeri karena belum mendapatkan letter of acceptance (LoA) atau surat penerimaan di luar negeri,” kata koordinator LPSDM Profesor Said Muhammad, Rabu (30/3).

LPSDM hanya menyeleksi kemampuan berbahasa Inggris dan persyaratan lain para calon penerima beasiswa, sesuai standar untuk bersekolah di luar negeri. Sedangkan penerima beasiswa harus mencari sendiri kampus mereka. Banyak yang dinyatakan layak menerima beasiswa, namun tidak diterima di universitas yang dituju.

"Kamudian setelah diterima dan mendapatkan izin di sana, baru LPSDM memberikan anggaran,” kata Said.

Aturan ini berlaku di semua negara tujuan beasiswa kecuali di Jerman. Karena dua negara ini memiliki kerja sama di bidang pendidikan. Pada 2015, jumlah penerima beasiswa LPSDM ke luar negeri mencapai 42 orang. Dan tidak semuanya langsung bisa bersekolah di negara dituju.

Pihaknya memberikan kesempatan bagi calon penerima beasiswa yang dinyatakan lulus persyaratan administrasi untuk mencari universitas untuk melanjutkan pendidikan mereka. Namun mereka hanya diberikan keluangan sepanjang April dan Juni.

Jika dalam periode itu mereka tak mendapati universitas yang mau menampung, beasiswa akan dialihkan kepada kandidat lain. "Ke Mesir ada yang berangkat, namun beberapa orang lagi belum,” kata Said.

Tahun ini, LPSDM tidak menyeleksi calon penerima beasiswa pendidikan ke luar negeri karena masih banyak kandidat yang belum diterima di universitas.

Menurut Said, 80 persen para penerima beasiswa LPSDM ini telah bekerja di berbagai instansi dan perusahaan. Sebagian besar bekerja di sektor pendidikan, seperti mengajar. Karena kebanyakan penerima beasiswa adalah dosen.

"Sebagian dari mereka sudah bekerja, karena kebanyakan adalah dosen. Kami buat perjanjian dengan para penerima beasiswa tersebut, jika sewaktu waktu Pemerintah Aceh memerlukan (tenaga mereka), yang bersangkutan harus bersedia pulang," kata Said.

Komentar

Loading...