Unduh Aplikasi

Banyak Orang Tak Percaya Covid-19, Penyintas Diminta Berbagi Pengalaman

Banyak Orang Tak Percaya Covid-19, Penyintas Diminta Berbagi Pengalaman
Ketua Yayasan Gerakan Berbagi Tamiang (Gebetan), dr. Rahmadsyah Putra. Foto: Untuk AJNN

ACEH TAMIANG - Para penyintas (orang yang telah sembuh) dari infeksi virus corona (Covid-19) diminta untuk berbagi pengalaman, bagaimana rasanya terinfeksi virus corona dan selanjutnya sembuh setelah menjalani perawatan maupun isolasi.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Yayasan Gerakan Berbagi Tamiang (Gebetan), dr. Rahmadsyah Putra, menanggapi banyak orang tidak percaya dengan adanya virus corona.

“Para penyintas tentu memiliki pengalaman merasakan sakit saat dirawat di rumah sakit. Bila pengalaman itu dibagi dengan orang lainnya, maka akan memiliki daya persuasif yang tinggi dan mengubah persepsi yang keliru tentang virus corona,” kata Rahmadsyah, Minggu (8/11).

Menurut Alumni Fakultas Kedokteran Unsyiah ini, sangat banyak warga Aceh, khususnya warga Aceh Tamiang hingga kini belum benar-benar yakin tentang keberadaan virus Corona. 

"Pengalaman nyata para penyintas dapat mengubah persepsi keliru tersebut, sehingga mereka mau menjalankan protokol kesehatan dengan penuh kesadaran," sebutnya.

Rahmad mengatakan, para penyintas tidak perlu merasa malu mengakui pernah tertular virus corona,oleh karena itu dirinya mengajak para penyintas berbagi pengalaman dengan orang-orang di sekitarnya. 

“Penyakit virus corona bukanlah kutukan, dan bukanlah aib yang harus disembunyikan. Pengalamannya itu bahkan memiliki nilai dakwah dan bahkan amal ibadah,” ujar Rahmad.

Komentar

Loading...