Unduh Aplikasi

Banyak Bangunan di Aceh Barat Menutupi Saluran Air

Banyak Bangunan di Aceh Barat Menutupi Saluran Air

ACEH BARAT - Kepala Dinas Cipta Karya dan Pengairan Aceh Barat, Salihin Jabbar keluhkan banyak bangunan di kabupaten setempat, khususnya Kota Meulaboh dibangun hingga menutup drainase atau reol, sehingga saluran air tersumbat.

Menurutya, salah satu reol yang paling parah penyumbatannya terjadi di sepanjang jalan Sisingamangaraja, mulai dari depan Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh hingga Simpang KB, akibatnya saat hujan deras air langsung melimpah bahkan menggenangi rumah warga.

“Banyak reol- reol atau drainase yang tersumbat karena banyak bangunan menutupi drainase tersebut, sehingga air tidak mengalir,” kata dia.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Cipta Karya dan Pengairan Aceh Barat telah mengalokasikan anggaran tahun 2017 untuk membuat reol baru di daerah Cot Lawang yang terhubung langsung dengan sungai Krueng Cangkoi.

Selain itu, kata dia, untuk reol yang tersumbat di sepanjang Jalan Sisingamangaraja juga akan dibenahi sehingga saluran air di kawasan itu kembali lancar.

“Namun tidak bisa kita lakukan sekaligus, karena membutuhkan anggaran besar, lantaran saluran ini cukup panjang dan membutuhkan anggaran sekitar Rp  25 miliar untuk pembebasannya,” katanya.

Untuk pembangunan reol di Cot Lawang sendiri, kata dia, memang sudah dimulai melalui anggaran perubahan tahun 2016 namun anggarannya sangat minim hanya sekitar Rp 200 juta.

Komentar

Loading...