Unduh Aplikasi

Bantuan Dinilai Tak Adil, Pedagang Tahu di Singkil Protes

Bantuan Dinilai Tak Adil, Pedagang Tahu di Singkil Protes
Pedagang tahu dan tempe di pasar mingguan sianjo-anjo. Foto: Edi Syahputra

ACEH SINGKIL - Sejumlah pedagang tahu dan tempe di pasar mingguan Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, meminta pemerintah kabupaten berlaku adil dalam menyalurkan bantuan pada perajin tahu dan tempe di wilayah itu. Mereka mengaku kecewa lantaran berpuluh tahun menggeluti usaha, tak sekalipun mereka mendapatkan bantuan untuk mengembangkan usaha.

Kekecewaan para pedagang tahu itu diutarakan mereka kepada calon Bupati Aceh Singkil Dulmusrid yang menyambangi mereka di pasar, Rabu (9/11). Pedagang menyayangkan perihal bantuan mesin pembuat tahu yang baru-baru ini diberikan pemerintah, namun satupun dari mereka menjadi penerima.

"Saya kok sudah dari tahun 83 jualan tahu, nggak pernah dapat bantuan. Sekali-sekali dibantu, kemarin ada yang dapat saya juga nggak dapat," kata Suminah, salah seorang pedagang tahu.

Keluhan senada juga disampaikan oleh Sumi, Toini dan Musiem. Mereka mengaku mendapatkan memang ketiganya mengaku pernah mendapat bantuan mesin tahun 2000 lalu, tetapi sejak itu mereka tak pernah tersentuh tangan pemerintah.

“Kami memang pernah dapat bantuan, tapi sudah lama. Sudah sampai tiga kalipun beli mesin sendiri. Namanya juga usaha kecil, berat memang beli sendiri, tapi mau gimana lagi," ujar Sumi.

Mereka berharap bantuan yang diberikan pemerintah tepat sasaran, sehingga pedagang atau pelaku usaha kecil seperti mereka tersentuh bantuan. Karena selama ini, banyak bantuan datang diserahkan kepada mereka yang tidak membutuhkan. Akhirnya, mesin itu dijual kembali alih-alih digunakan untuk mengembangkan usaha.

Komentar

Loading...