Unduh Aplikasi

Bantah Beli Tanah Negara, Keuchik Labuhan Tarok Dinilai Berbohong

Bantah Beli Tanah Negara, Keuchik Labuhan Tarok Dinilai Berbohong
Potongan akte jual beli. Foto: Ist

ACEH SELATAN - Wakil Ketua Pemuda Labuhan Tarok, Helmi mengatakan, pernyataan keuchik desa setempat yang menyebutkan bahwa tanah yang dibeli dengan dana desa merupakan milik H. Zulkifli Ali adalah pembohongan publik.

Menurut Alimi sapaan Helmi, pihaknya bersama tuha phet desa sudah mendatangi kediaman Zulkifli Ali meminta untuk menunjukkan AJB. Namun,  saudara Zulkifli Ali tidak ada bukti menunjukkan bahwa tanah yang dijual ke desa miliknya.

Baca: Dituding Beli Tanah Negara, Keuchik Labuhan Tarok: Itu Tanah Milik Zulkifli Ali

"Saya ingin mengklarifikasi terkait pernyataan Keuchik Maulidin Yunus, bahwa yang disampaikan itu tidak benar, kita 2019 lalu sudah datangi Zulkifli Ali meminta agar menunjukkan surat kalau itu tanahnya, tapi tidak ada bukti yang bisa ditunjukkan," kata Alimi, kepada AJNN, Senin (18/1).

Kata Alimi, saat mendatangi kediaman Zulkifli Ali pihaknya hanya mendengar bahwa tanah Alm M. Yamin Amin sudah diserahkan kepada dirinya, karena memiliki hubungan bisnis dengan Alm M. Yamin.

"Kami datangi Zulkifli Ali hanya dibilang kalau tanah Alm M. Yamin sudah menjadi miliknya, karena ada hubungan bisnis tanah itu jadi miliknya, padahal Alm M. Yamin sudah menjual tanah itu kepada Kakandepag Aceh Selatan, bahkan sudah ada AJB nya," tuturnya.

Terkait pernyataan Keuchik Desa Labuhan Tarok, yang menyatakan bahwa dalam waktu dekat akan segera merubah nama menjadi milik Desa Labuhan Tarok, kata Alimi, pihaknya merasa bingung.

Pasalnya, bagaimana bisa dirubah tanah tersebut menjadi milik Desa Labuhan Tarok, sebab tanah itu sudah ada AJB atas nama Kakandepag Aceh Selatan, dengan nomor 111/AJB/MK/AS/2006.

"Dibilang keuchik dalam waktu dekat akan dirubah AJB atas nama Desa Labuhan Tarok, bagaimana mungkin bisa dirubah nama, karena tanah itu sudah ada AJB-nya, jadi ngak nyambung keuchik itu," tutupnya.

Komentar

Loading...