Unduh Aplikasi

Bank Aceh Syariah: Tidak Ada Toleransi bagi Karyawan yang Melakukan Kecurangan

Bank Aceh Syariah: Tidak Ada Toleransi bagi Karyawan yang Melakukan Kecurangan
Foto: Net

BANDA ACEH - Sekretaris Bank Aceh Syariah (BAS), Sayed Zainal Abidin mengatakan tidak ada toleransi bagi karyawan Bank Aceh Syariah yang melakukan fraud (kecurangan).

Sayed menjelaskan, jika karyawan Bank Aceh Syariah terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di BAS Cabang S Parman Medan, pihaknya akan tindak sesuai dengan hukum berlaku.

"Kita Bank Aceh tidak pernah mentolerir, jika ada karyawan yang melakukan kecurangan, kalau memang terbukti ada melakukan kecurangan akan ditindak sesusai peraturan yang berlaku," kata Sayed Zainal Abidin, saat dihubungi AJNN, Selasa (20/10).

Menurut Sayed, saat ini Kepolisan Daerah (Polda) Aceh sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus TPPU di BAS cabang S Parman. Sehingga, pihaknya sedang menunggu hasil penyelidikan Polda Aceh, apakah hasilnya pidana atau tidak.

"Inikan sedang ditangani oleh kepolisian, saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan, apakah ini pidana, kalau pidana ini pidana kemana," ujarnya.

Baca: Terkait Rekening Basah Cabang S Parman Medan, Bank Aceh Enggan Bicara

Sekretaris BAS itu mengaku, BAS telah membentuk tim audit internal untuk melakukan audit terkait rekening basah, dan saat ini tim sedang bekerja untuk investigasi dugaan TPPU.

"Tim masih bekerja, belum ada keputusan yang bisa disampaikan, karena tim sedang bekerja di internal," sebutnya.

Terkait informasi ada pemindahan karyawan BAS Cabang S Parman Medan ke BAS Aceh Tamiang, Sayed menyatakan tidak benar terkait hal tersebut. Pasalnya, hingga saat ini Bank Aceh Syariah belum pernah melakukan mutasi terhadap karyawan.

"Tidak benar itu, belum ada yang kita pindahkan, jangankan di cabang S Parman, sejauh ini Bank Aceh belum ada pemindahan karyawan," tuturnya.

Sayed juga menjelaskan, saat ini Dirut BAS, Haizir Sulaiman, sedang melakukan pengobatan. Meskipun dirut sedang dalam penanganan medis, kinerja BAS tidak terganggu.

"Bukan cuti tapi beliau sakit, jadi perlu tindakan untuk pengobatan, jadi saat ini beliau dalam masa penyembuhan, kalau memang sakit tidak bisa dihelak dan tidak ada terganggu dengan Bank Aceh Syariah di Medan," tutup Sayed.

Komentar

Loading...