Unduh Aplikasi

Bank Aceh Syariah Meulaboh Enggan Umumkan Dana CSR ke Publik

Bank Aceh Syariah Meulaboh Enggan Umumkan Dana CSR ke Publik
Foto: Net

ACEH BARAT - Bank Aceh Syariah Cabang Meulaboh hingga kini belum berani mempublikasikan alokasi dana Coorporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan, dengan alasan kecilnya alokasi anggaran untuk kegiatan CSR dari lembaga keuangan tersebut.

Pimpinan BAS Cabang Meulaboh, Rasyidin, mengatakan meski tidak mengumumkan secara langsung kepada publik, namun mereka merasa telah terbuka dalam pengelolaan dana CSR bank plat merah tersebut.

Pasalnya, setiap tahun bank itu selalu melaporkan kepada Pemerintah Daerah terkait penggunaan dana CSR milik mereka lewat forum CSR yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

"Kami tidak menyampaikan langsung ke publik karena anggaran kami terbatas. Jika kami sampaikan secara terbuka itu berjuber orang sekarang, apalagi kalau kami bilang bantuan dengan kondisi ekonomi kita saat ini," kata Rasyidin, Jumat (23/8).

Dalam penyaluran dana CSR, ia mengaku kalau pihaknya sudah cukup bagus selama ini dalam merespon kepedulian lingkungan sosial, dimana setiap ada permohonan yang masuk, mereka selalu memberikan sesuai dengan kemampuan bank tersebut.

Untuk tahun 2019 ini, kata dia, komitmen penyaluran dana CSR oleh BAS sebesar Rp 300 juta, dan dari komitmen itu hingga saat ini atau terhitung triwulan ketiga telah menyalurkan sebesar Rp 149 juta lebih dengan berbagai bantuan kegiatan.

"Kami juga selalu yang pertama hadir jika ada rapat lewat forum CSR bentukan pemerintah daerah. Dan kami apresiasi pemerintah daerah terutama pak Dadek, mantan Kepala BAPPEDA yang menginisiasi forum CSR," ujarnya.

Saat ditanya lebih lanjut ada atau tidaknya kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dari dana CSR itu, Rasyidin mengakui dari jumlah anggaran yang disalurkan tersebut belum ada kegiatan yang bersifat pemberdayaan ekonomi yang sifatnya berdampak langsung pada kelompok masyarakat dalam peningkatan ekonomi.

Akan tetapi, kata dia, untuk bantuan yang dilakukan oleh bank tersebut selama ini berupa event perlombaan, kegiatan seremonial dan santunan bagi anak yatim dan dana hibah bagi pasantren.

"Baru baru ini kami juga sempat membantu korban puting beliung disungai mas," kata dia.

Selama ini, selain kegiatan peduli lingkungan, pihaknya secara umum juga mengatur terkait peduli mitra berupa pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat, namun disebabkan anggaran terbatas pihaknya belum bisa melakukan kegiatan tersebut.

Alasanya karena butuh anggaran besar serta data lengkap yang harus dipenuhi sebelum dana pemberdayaan dapat dilakukan oleh perusahaan milik pemerintah daerah tersebut.

"Untuk itu kami harus lakukan jemput bola dulu untuk mendatanya, sebelum dibantu kegiatannya," ungkap Rasyidin.

Kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat lewat dana CSR, ucap Rasyidin, memang sudah diwacanakan dan akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Jika ada kelompok masyarakat yang menginginkan dana pemberdayaan ekonomi lewat dana CSR dapat memasukkan permohonan atau proposal dan nantinya akan dilakukan verifikasi lapangan," ujarnya.

Komentar

Loading...