Unduh Aplikasi

Banjir Rendam Dua Kecamatan, 99 KK mengungsi di Aceh Utara

Banjir Rendam Dua Kecamatan, 99 KK mengungsi di Aceh Utara
Air merendam rumah warga akibat jebolnya tanggul setelah meluapnya Krueng Pase di Aceh Utara, Sabtu (18/11)

ACEH UTARA – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bener Meriah menyebabkan dua Kecamatan di Aceh Utara banjir. Genangan air merendam pemukiman warga setelah tanggul di kecamatan tersebut jebol akibat meluapnya Krueng Pase karena tak mampu menampung debit air yang tinggi.

Banjir yang merendam Kecamatan Syamtalira Aron dan Kecamatan Samudera tersebut mengakibatkan 99 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang lebih seperti rumah kerabat serta tenda yang didirikan disekitar tempat tinggal masing-masing.

Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf mengatakan, di Kecamatan Samudera banjir merendam enam desa dan mengakibatkan 340 KK terpaksa mengungsi. Total jiwa dari 340 itu mencapai 1300 jiwa lebih.

“Sementara di Kecamatan Syamtalira Aron, terdapat 654 KK yang mengungsi di tiga titik,” ungkapnya.

Menurut dia hingga Sabtu pemkab Aceh Utara telah menyalurkan bantuan massa panik kepada korban banjir. Sedangkan untuk obat-obatan, pemkab Aceh Utara meminta Puskesmas agar meninjau warga yang menjadi korban banjir.

“Kita meminta Puskesmas meninjau korban banjir yang sakit dan memberikan obat. Apabila perlu dievakuasi ke rumah sakit ya harus diantar,” pungkasnya.

Sebanyak 75 personel gabungan TNI/Polri dikerahkan untuk mengawasi dan membantu warga korban banjir. “Kami mengimbau warga jangan segan-segan melaporkan ke kami jika terjadi sesuatu.

Karena personel sudah kita siagakan di lokasi,” imbau Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kabag Ops Kompol Ahzan.

Komentar

Loading...