Unduh Aplikasi

Banjir, Ratusan Hektar Padi di Singkil Terancam Membusuk

Banjir, Ratusan Hektar Padi di Singkil Terancam Membusuk
ACEH SINGKIL - Ratusan hektar tanaman padi yang tersebar di empat kecamatan dalam Kabupaten Aceh Singkil terendam Banjir. Jika banjir tak cepat surut, tanaman padi yang rata-rata berumur dua bulan tersebut terancam mati membusuk.

Hal itu membuat petani di bumi sekata - sepekat resah. Mereka khawatir kalau-kalau banjir bertahan hingga lebih dari tiga hari. Maka tanaman padi mereka akan mati.

"Ini baru tadi pagi airnya naik. Ini air kiriman dari wilayah Simpang Kanan. Tapi seluruh tanaman sekarang sudah terendam. Mudah-mudahan banjirnya tidak lama," ujarnya Mahyudin salah seorang Petani di Desa Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Aceh Singkil H. Sahbuddin.SP menyebutkan, total lahan padi yang terdampak banjir mencapai 261 hektar. Lahan seluas itu tersebar di empat kecamatan, dengan rincian 42 hektare di Kecamatan Suro, 137 hektare di Kecamatan Simpang Kanan, Kecamatan Gunung Meriah 32 hektare dan Kecamatan Danau Paris 50 hektare.

"Totalnya ada 261 hektare tersebar di empat kecamatan. Umur tanamanya rata-rata dua bulan," kata Sahbudin kepada AJNN, Rabu (23/3).

Sahbuddin memprediksi banjir yang melanda wilayah itu tak akan berlangsung lama, sehingga tak akan sampai membuat gagal panen atau puso. Apalagi kata Sahbuddin tanaman padi yang terendam banjir belum memasuki masa hampar bunga atau menjelang berbuah. Jika sedang hampar bunga akan lain ceritanya sebab banjir akan menghambat masa pembuahan.

"Kami prediksi tidak akan sampai puso. Sebab tanaman belum memasuki masa hampar bunga. Kecuali air bertahan hingga satu minggu, kalau itu tanaman akan busuk. Tapi tidak akan sampai seperti itu," ujarnya.

Sementara itu dari pantauan AJNN, banjir yang sempat merendam sejumlah desa di Kecamatan Simpang Kanan dan Danau Paris sudah berangsur surut. Akses Singkil-Subulussalam sudah kembali normal, demikian halnya dengan akses jalan dari Rimo menuju Kecamatan Singkohor yang sempat terputus akibat genangan banjir Rabu (23/3) pagi tadi sudah dapat dilalui kendaraan.

Komentar

Loading...