Unduh Aplikasi

Banjir Mulai Rendam Sejumlah Desa di Ibukota Singkil

Banjir Mulai Rendam Sejumlah Desa di Ibukota Singkil

ACEH SINGKIL - Banjir musiman yang melanda Kabupaten Aceh Singkil mulai merambah sejumlah desa di ibukota Singkil, Selasa (22/11), akibatnya selain aktifitas warga terganggu, sejumlah sekolah terpaksa diliburkan.

Hingga Selasa siang ini sedikitnya ada delapan desa di Kecamatan Singkil yang sudah terendam banjir, yakni Desa Ujung Bawang, Pea Bumbung, Sukadamai, Pemuka, Takal Pasir, Sitia Ambia, Rantau Gedang dan Teluk Rumbia.

Dampak terparah dialami warga di dua desa terakhir, selain seluruh pemukiman telah tergenang air dengan ketinggian mencapai 50-90 centimeter sehingga membuat desa tersebut terisolasi, dua Sekolah Dasar dan satu SMP di wilayah tersebut juga terpaksa menghentikan aktifitas belajar mengajarnya.

"Air naik dari kemarin, sekarang masih terus bertambah, keluar rumah terpaksa pakai perahu. Anak sekolah hari ini libur, gedung sekolah sudah terendam, belum ada bantuan apapun untuk warga," kata Zulkarnain warga Teluk Rumbia yang dihubungi AJNN via selulernya.

Di kawasan Perumahan Lae Kompak, Desa Ujung Bawang Banjir telah menggenangi badan jalan lintas Singkil-Subulussalam, namun ketinggian air di badan jalan belum sampai mengganggu arus lalu lintas dari dan menuju ibukota pusat pemerintahan Aceh Singkil tersebut, hal itu dikarenakan badan jalan telah ditinggikan.

"Jalan masih bisa dilewati, karena badan jalan sudah ditinggikan, tapi di pemukiman warga udah lebih 50 centimeter," kata Yuyun warga Singkil.

Sementara itu banjir yang sehari sebelumnya melanda wilayah Kecamatan Simpang Kanan dan Gunung Meriah telah berangsur surut, akses menuju Subulussalam dan penghubung tiga Kecamatan yang sempat lumpuh kembali normal.

Komentar

Loading...