Unduh Aplikasi

Banjir Meluas, Pemkab Singkil Tetapkan Masa Tanggap Darurat Tiga Hari

Banjir Meluas, Pemkab Singkil Tetapkan Masa Tanggap Darurat Tiga Hari
Warga Desa Ujung Bawang, Aceh Singkil, berebut bantuan. Foto: Edi Putra

ACEH SINGKIL - Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menetapkan status darurat banjir selama tiga hari. Hal itu menyusul meluapnya sejumlah sungai yang merendam seluruh desa di Kecamatan Singkil, Ibu Kota Kabupaten itu.

Masa tanggap darurat tersebut terhitung sejak 22-25 November 2016. Status Bencana Alam Banjir sehingga diberlakukan masa tanggap darurat tersebut tertuang dalam surat bernomor: 360/1388, tertanggal 22 November 2016, ditandatangani oleh Sekda Aceh Singkil Azmi.

Banjir di Singkil menyebabkan kerusakan sekitar 2.500 hektare perkebunan masyarakat, ratusan ekor ternak hanyut, perumahan masyarakat di tiga kecamatan terendam. Banjir juga merendam sarana ibadah, gedung pendidikan serta kantor aparatur desa.

"Untuk bantuan masa panik, sedang didata. Untuk saat ini, kami menyiagakan dapur umum,” kata Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jaruddin, Kamis (24/11). Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Singkil, Dinas menyiapkan dapur umum di Desa Ujung Bawang dan Desa Suka Makmur.

Sementara bantuan tanggap darurat baru bisa diserahkan, paling cepat, setelah tiga hari dan paling lambat 21 hari setelah dinyatakan status kebencanaan tersebut.

Sejak Rabu malam, banjir yang merendam jalan lintas menuju Kota Singkil, di kawasan Lae Kompak, Kampong Ujung Bawang, berangsur surut. Namun kondisi jalan yang hancur tergerus banjir memaksa pengendara lebih berhati-hati.

Komentar

Loading...