Unduh Aplikasi

Banjir di Nagan Raya, BPBD: Belum Ada Pengungsi

Banjir di Nagan Raya, BPBD: Belum Ada Pengungsi
Banjir yang mulai menggenani permukiman warga. Foto: Rusman.
NAGAN RAYA – Permukaan air yang melanda beberapa gampong di Kecamatan Kuala dan Darul Makmur, di Nagan Raya, terus meninggi. Namun hingga Rabu malam tadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nagan Raya melaporkan belum ada warga yang mengungsi ke tempat aman.

“Ketinggian air terus naik. Kini mencapai sekitar 50 sentimeter. Kami terus memantau ketinggian air dan bersiaga,” kata Agusalim, pejabat Divisi Pusat Pengendalian Informasi BPBD Nagan Raya, Rabu (244/8).

Untuk memantau ketinggian air, BPBD mengerahkan relawan untuk memantau sejumlah titik rawan banjir. Saat ini, banjir terjadi di Gampong Alue Raya, Alue Kuyun, Kaye Anoe, Serba Makmur, dan Puloe Krut. Sementara di Kecamatan Kuala, BPBD belum mendapatkan angka pasti jumlah rumah yang mulai terendam banjir.

BPBD juga mengimbau warga yang bermukim di daerah rawan banjir, seperti di Kuala, Kuala Pesisir, Tadu Raya dan Darul Makmur, untuk terus waspada. Kawasan ini kerap mendapatkan banjir kiriman dari luapan beberapa sungai di kecamatan itu.

“Kami juga memantau aliran sungai Krung Lami, Krung Nagan dan Krung Kulu. Sungai-sungai ini terlihat meluap. Sekali lagi, kami minta masyarakat untuk waspada,” kata Agusalim.

Sebelumnya dilaporkan, sejumlah kampung di Kecamatan Kuala dan Darul Makmur Nagan Raya terendam banjir. Banjir merendam akses jalan menuju Darul Makmue. Putra, salah satu warga Alue Bilie, mengatakan warga beberapa warga gampong kesulitan menuju pasar dan akses ke kota.

Banjir juga merendam perkebunan warga. "Kebun juga banyak yang sudah naik air (terendam), daerah kami ada yang tidak bisa potong sawit hari ini, padahal sudah jatah panen,” kata Ibrahim, salah satu warga .

Komentar

Loading...