Unduh Aplikasi

Banjir, Akses Singkil-Subulussalam Nyaris Lumpuh

Banjir, Akses Singkil-Subulussalam Nyaris Lumpuh
Kondisi banjir yang mengenangi jalan lintas Singkil-Subulussalam. Foto: Edi.
ACEH SINGKIL - Hujan deras yang mengguyur Aceh Singkil selama lebih dari 20 jam membuat sejumlah Sungai di wilayah itu meluap. Akibatnya selain merendam rumah-rumah warga, banjir juga merendam badan jalan lintas Singkil - Subulussalam.

Idrus, warga sekitar menyebutkan, air mulai menggenangi kawasan itu sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam hitungan jam debit air akibat luapan Sungai Lae Cinendang di badan jalan terus mengalami peningkatan. Sehingga membuat lalulintas kendaraan dari dua arah nyaris lumpuh.

"Banjir ini mulai jam 13.30 WIB. Ini air luapan sungai Cinendang," kata Idrus kepada AJNN, Selasa (22/3).

Sementara itu, Ahmad.SH Camat Simpang Kanan menyebutkan, banjir yang melanda wilayahnya sejauh ini telah merendam ratusan rumah di enam desa, yakni masing-masing Desa Lae Riman, Silatong, Ujung Limus, Tanjung Mas, Cibubukan dan Serasah.

"Untuk jumlah sementara ada 768 jiwa atau175 KK. Pengungsi ada sekitar 20 KK di desa Lae Riman. Mereka mengungsi ke tempat keluarganya yang tidak terkena banjir, tapi ini data sementara, kami masih melakukan pendataan," ujar Ahmad.

Ahmad menyebut banjir yang terjadi selain disebabkan hujan yang mengguyur wilayah Aceh Singkil juga merupakan air kiriman dari wilayah penggunungan Pak-Pak Barat Sumatra Utara.

Pantauan AJNN, ketinggian air di ruas jalan nasional kawasan Silatong Kecamatan Simpang Kanan mencapai 40 - 50 cm, panjang jalan yang terendam sekitar 500 meter. Hal itu menyebabkan arus lalulintas dari dua arah tersendat. Meski mobil masih dapat melintas, namun tidak untuk kendaraan roda dua. Pengendara yang nekat menerobos banjir pun banyak mengalami mati mesin.

Komentar

Loading...