Unduh Aplikasi

Banjir Aceh Singkil Kian Meluas, Pemkab Minta Provinsi Kirim Bantuan

Banjir Aceh Singkil Kian Meluas, Pemkab Minta Provinsi Kirim Bantuan
Kondisi banjir di Aceh Singkil. Foto: Edi Putra

ACEH SINGKIL - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Singkil kian meluas, Senin (28/11) malam banjir telah menggenangi ribuan rumah waga di delapan kecamatan dan 31 desa. Pemerintah Daerah Aceh Singkil meminta Pemprov Aceh mengirimkan bantuan tim reaksi cepat.

Hal itu sebagaiaman disampaikan oleh Sekretaris Daerah Aceh Singkil Drs.Azmi, ia mengatakan dampak banjir kali ini jauh lebih besar dari bajir sebelumnya, setidaknya telah tercatat sebanyak 6.148 kepala keluarga atau 26.730 jiwa penduduk menjadi korban banjir, sebagian dari mereka harus dievakuasi dari kepungan air.

"Kami sudah kerahkan seluruh tim yang ada, alhamdulillah dibantu juga oleh Polres dan Kodim untuk mengevakuasi warga dari titik-titik yang terkepung banjir dengan perahu karet, tapi masih kurang ini, kami minta dari pihak provinsi membantu menyikapi ini dengan reaksi cepat," kata Azmi yang meninjau sejumlah lokasi banjir bersama Kapolres Aceh Singkil yang baru AKBP Ian Rizkian Milyardin.

Warga yang terpaksa mengungsi, kata Azmi akan ditampung di beberapa titik, untuk wilayah Kecamatan Suro dan Simpang Kanan ditampung di Aula Kecamatan masing-masing, sedangkan di Ibu Kota Singkil akan ditampung di Gedung Seni dan Budaya.

"Itu berdasarkan hasil musyawarah, untuk warga yang di evakuasi akan ditempatkan di lokasi itu, semuanya gerak cepat turun kelapangan," imbuh Azmi.

Azmi mengatakan korban banjir banyak yang terkonsentrasi di Kecamatan Singkil, hal itu dikarenakan seluruh desa di wilayah ibukota tersebut telah terendam banjir dengan ketinggian air antara 100 sampai 120 cm, banjir di wilayah ini diperparah dengan musim pasang besar.

"Sekarang lagi pasang besar, sehingga saat malam banjir tambah parah," kata Azmi.

Pantauan AJNN, Senin (28/11) malam, banjir di wilayah Gunung Meriah telah mengenangi puluhan rumah warga dan badan jalan lintas Singkil Subulussalam di Desa Sianjo-anjo, warga terpantau mengungsi dengan membawa serta barang-barang berharga miliknya.

Komentar

Loading...