Unduh Aplikasi

Banjir Aceh Jaya Sebabkan Belasan Rumah Warga Rusak

Banjir Aceh Jaya Sebabkan Belasan Rumah Warga Rusak

ACEH JAYA - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Jaya dua hari lalu menyebabkan sebelas unit rumah warga Desa Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee rusak berat . Akibatnya 30 Kepala Keluarga atau 300 jiwa terpaksa mengungsi di tenda pengungsian.

Kepala Desa Ranto Panyang, T Ali Munir Akob, mengatakan sebagian rumah warga desanya rusak terseret arus, apalagi desa tersebut berada tidak jauh dari daerah aliran sungai (DAS) Krueng Sabee.

“Rumah yang rusak di desa kami ada sebelas unit karena terseret arus, selain itu talut jalan yang baru dibuat juga jebol,” kata Ali Munir, kepada wartawan, Sabtu (18/11).

Menurutnya, banjir yang melanda desa tersebut terjadi selama empat hari yakni sejak Senin (14/11) hingga Kamis (17/11) lalu, namun pengungsi terpaksa bertahan ditenda hingga saat ini lantaran rumah mereka rusak berat, bahkan ada warga yang kehilangan rumahnya terseret arus.

Menurutnya selama berada di tenda pengungsian mereka baru mendapat bantuan masa panik berupa beras, mie instant, dan minyak goreng dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya.

Ali berharap kepada Pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat segera mengatasi persoalan yang dihadapi oleh warganya tersebut untuk segera mencari solusi terhadap warga yang kehilangan rumah atau yang rumahnya yang rusak berat.

Menurutnya saat banjir terjadi desa mereka merupakan daerah yang terparah bahkan warga desa tersebut terisolasi (terkurung banjir) karena kedalaman air di desa itu hampir mencapai 1,5 meter, dan warga terpaksa mengungsi di badan jalan desa yang sedang diperbaiki tersebut.

Pantauan AJNN, warga yang mengungsi ditenda tersebut hidup dalam keterbatasan dan memanfaatkan makanan seadanya, mengingat stock makanan mereka telah habis.

Komentar

Loading...