Unduh Aplikasi

Bangun Gedung

Bangun Gedung
Ilustrasi

PEMERINTAH Kota Banda Aceh berencana membangun Sport Center. Ini adalah “proyek mercusuar” yang diorientasikan sebagai pusat kegiatan olahraga bagi masyarakat Banda Aceh. Saat ini telah disiapkan lahan seluas 10 hektare. Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh, meminta dukungan dan bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Namun langkah ini seperti membuka luka lama. Karena di pemerintahan sebelumnya, pembangunan gedung baru tak banyak berpengaruh bagi masyarakat. Bahkan terkesan jadi bahan bancakan.

Lihat saja nasib gedung siber di kawasan Blang Padang yang hingga kini tak tentu juntrungnya. Padahal jika dikelola dengan baik, gedung ini sangat potensial mendatangkan pendapatan asli daerah. Selain besar, gedung ini juga berada di tengah kota. Dan kini, tanpa pengelolaan jelas, gedung bekas bioskop itu lebih mirip rumah hantu.

Lima kilometer dari gedung ini, di Desa Lamdom, kondisi bangunan Pasar Newtown juga tak kalah mengenaskan. Hampir di setiap pojok bangunan rusak karena pasar ini tak pernah berfungsi sebagaimana mestinya. Acara yang digelar terakhir, di pasar itu, adalah Sanger Day. Itupun tak bisa dibilang sukses. Mungkin masyarakat tak tahu kegiatan itu dan lokasinya.

Buruknya manajemen bisnis pemerintah kota ini harusnya mendapat perhatian serius. Karena sebagai kota kecil yang ingin besar, diperlukan manajerial mumpuni dengan sentuhan midas. Manajemen yang mampu membawa keuntungan bagi daerah. Kalau hal ini terus dibiarkan, anggaran kota Banda Aceh hanya akan tersedot untuk pembangunan fisik.

Karenanya, pemerintah kota perlu mendata kembali gedung-gedung terbengkalai dan mulai memikirkan cara memaksimalkan fungsinya. Semua tempat tentu bernilai ekonomis, tergantung bagaimana upaya pemerintah memberikan stimulus agar semua uang yang dibelanjakan dapat kembali sebagai keuntungan daerah.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...