Unduh Aplikasi

KASUS 24 KG SABU DI PIJAY

Banding Ditolak, Kejari Pijay Ajukan Kasasi

Banding Ditolak, Kejari Pijay Ajukan Kasasi
BNN Pusat menyerahkan tiga tersangka kasus 24 Kg sabu ke Kejari Pidie Jaya. Foto: For AJNN

PIDIE JAYA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya, melakukan upaya hukum lanjutan terkait putusan Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh dalam kasus 24 kilogram sabu-sabu.

Sebagaimana diketahui, JPU Kejari Pidie Jaya melakukan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Pidie Jaya yang memvonis tiga terdakwa kasus 24 kilogram sabu-sabu itu selama 20 tahun kurungan. Sedangkan JPU Kejari Pidie Jaya menuntut mati ketiganya. Namun PT Banda Aceh menguatkan putusan PN Pidie Jaya.

Kajari Pidie Jaya melalui Kasi Pidum, Aulia yang dihubungi AJNN, Selasa (24/11) mengatakan, setelah pihaknya mempelajari putusan banding, Kejari Pidie Jaya memututuskan melakukan upaya hukum lanjutan, yakni kasasi.

“Terhadap putusan banding pada kasus 24 kilogram sabu-sabu ini, kami melakukan kasasi,” kata Aulia.

Baca: Tiga Terdakwa Kasus 24 Kg Sabu-sabu di Pijay Dituntut Hukuman Mati

Dikatakan, Kejari Pidie Jaya telah mengajukan kasasi ketiga terdakwa melalui PN Pidie Jaya, Senin 23 November 2020.

“Kemarin, kami telah mengajukan kasasi melalui Ketua PN Pidie Jaya,” sebutnya.

Seperti diketahui, JPU Kejari Pidie Jaya menuntut mati tiga terdakwa kasus 24 kilogram sabu-sabu yang ditangkap oleh BNN RI pada tahun 2019. Ketiga terdakwa yang dituntut hukuman mati itu adalah dua warga Pidie Jaya, Ali Sadikin dan M Yunus, serta seorang warga Aceh Utara, yakni Ridwan.

Komentar

Loading...