Unduh Aplikasi

Banda Aceh Youth Development Forum dibuka

Banda Aceh Youth Development Forum dibuka
Badyf
BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako Banda Aceh M Nurdin SSos membuka secara resmi Banda Aceh Youth Development Forum (BAYDF) 2014, Rabu (24/12) malam.

Forum yang diikuti oleh 30 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan bertemakan "Act Out Your Ideas" ini, akan digelar hingga 27 Desember 2014 mendatang di Aula Gedung Training Hotel, Komplek Sekolah Kejuruan SMK 1-3, Lhong Raya, Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum M Nurdin mengucapkan selamat datang bagi peserta dari luar daerah ke Kota Banda Aceh, kota yang pernah luluh lantak akibat gempa dan tsunami 10 tahun lalu.

"Tsunami 2004 membuka tabir hikmah. Hari ini Banda Aceh kembali bangkit."

Ia juga mengharapkan para peserta dari luar daerah bisa berbaur dengan pemuda Banda Aceh.

"Bagi penyelenggara yakni Ikatan Mahasiswa Kota Banda Aceh (IKAMBA), untuk kegiatan perdana yang berskala nasional, semangatnya patut diapresiasi."

Menyinggung tema yang diangkat BAYF 2014 (Act Out Your Ideas), Nurdin menyebutnya sebagai sebuah tantangan yang harus dijawab para pemuda.

"Selama ini banyak ide-ide yang terpendam dan dipikul sendiri. Kami selaku pemerintah menunggu lahirnya ide-ide tersebut."

"Salah satunya tantangan pasca tsunami adalah mengangkat budaya kita mulai tergerus karena pengaruh budaya luar. Itu juga dampak negatif dari proses rehab-rekon Aceh, saat begitu banyak NGO-NGO masuk ke Aceh. Positifnya apa, bagi mereka yang baru pertama kali ke Banda Aceh, mereka tidak pernah menyangka jika kota kita ini pernah hancur lebur."

Ia menambahkan, Banda Aceh kini juga mengalami peningkatan di segala bidang, termasuk pemerintahan dan infrastruktur. Mulai 2015, pihaknya akan membangun fly over (jalan layang) di kawasan Simpang Surabaya dan pusat bisnis di kawasan Terminal Keudah.

"Untuk mewujudkan itu semua, butuh dukungan semua pihak termasuk pemuda. Pada saatnya nanti, estafet kepemimpinan ini mau tidak mau akan kami serahkan kepada adik-adik. Tantangan besar kedepan adalah pengembangan SDM dan kemajuan teknologi," katanya.

Soal kemajuan teknologi, khususnya jaringan wifi internet yang saat ini menjamur di Warkop-Warkop, pemuda diharapkan dapat memanfaatkan untuk kegiatan yang positif. "Anak muda Aceh sekarang dunianya di Warkop. Ini tantangan juga bagi IKAMBA. Pemikiran kita, intenet tidak kita proteksi, tapi kita arahkan ke arah positif," sebut Nurdin.

Saat ini, Pemko Banda Aceh juga sedang menggagas creative camp, tempat berkumpulnya para pemuda lintas komunitas sehingga nantinya bisa memunculkan ragam inovasi.

"Anak muda kita sebenarnya kreatif-kreatif, contohnya dalam bidang IT seperti programmer dan web design. Kami mengharapkan muncul pula ide-ide inovatif dari forum ini."

SP

Komentar

Loading...