Unduh Aplikasi

Balok Penyangga Flyover Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, Waskita Bertanggung Jawab

Balok Penyangga <i>Flyover</i> Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, Waskita Bertanggung Jawab
Foto: Net

BANDA ACEH - PT Waskita Karya (Persero) Tbk bertanggung jawab atas kecelakaan kerja di proyek Tol Pasuruan-Probolinggo. Dalam kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia, dan dua lainnya luka-luka. 

Dalam rilis yang diterima AJNN, PT Waskita Karya menjelaskan proyek tersebut merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan sejak tahun 2016, dengan nilai kontrak Rp 2,9 triliun dan memiliki panjang ruas 31,3 km.

Pembangunan proyek ini terdiri dari tiga seksi, yakni seksi 1 sepanjang 8 KM melewati Grati-Nguling, seksi 2 perbatasan Nguling, Pasuruan-Sumberasih, Problolinggo sepanjang 6 KM, dan seksi 3 Sumberasih-Leces sepanjang 17,3 KM.

Pekerjaaan pemasangan empat Girder (erection) pembangunan flyover yang akan menghubungkan Desa Plososari dengan Desa Cukurgondang yang merupakan pengganti jalan kabupaten. Pekerjaan erection tiga Girder sepanjang 50,8 m dan sudah dilakukan pemasangan bresing dengan menggunakan dua crane, masing-masing kapasitas 250 ton dan 150 ton.

Kejadian kecelakaan itu terjadi Minggu (29/10) ketika pemasangan erection satu girder keempat, saat girder keempat sudah pada posisi bearing pad dan akan dilakukan pemasangan bracing, girder keempat tiba-tiba goyang mengenai tiga girder yang sudah terpasang dan mengakibatkan semua girder jatuh.

Identitas korban meninggal dunia yakni Heri Sunandar (27) asal Kalimantan Timur, Karyawan sebagai Mekanik PT. Waskita Karya. Sementara korban luka yakni Sugiyono (47) asal Probolinggo, Karyawan PT. Waskita Karya sebagai sopir pick up mengalami luka patah pada kaki, Nurdin (35) asal Sumatera Selatan Kru PT. Pancang Sakti sebagai tukang las mengalami luka pada punggung.

Kepada korban meninggal PT Waskita Karya memberikan santunan, jaminan kepada Istri dan anak korban untuk melanjutkan pendidikannya, memproses jaminan asuransi ke BPJS, dan mengevakuasi jenazah ke rumah duka di Kutai Kertanagara - Kaltim. Untuk korban luka, korban akan dievakuasi segera ke RSUD Bangil Pasuruan untuk penanganan, memberikan santunan kepada korban dan keluarga, memproses jaminan asuransi ke BPJS korban.

Kini pihak Waskita Karya sudah mengamankan lokasi kejadian dengan membuat pagar pengaman keliling lokasi dan menutup terpal, menambahkan rambu-rambu disekitar lokasi kejadian, menjaga lokasi kejadian oleh pihak keamanan, dan berkoordinasi dengan pihak keamanan.

Untuk diketahui, Waskita berdiri pada tahun 1961 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pada bulan Desember 2012 Waskita menjadi sebuah Perusahaan Publik dan tercatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham "WSKT". Dalam beberapa tahun terakhir, Waskita semakin mengukuhkan perannya sebagai salah satu kontraktor utama di Indonesia serta Pengembang Infrastruktur/Realti melalui pendirian anak usaha yaitu PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Waskita Toll Road, PT Waskita Karya Realty, dan PT Waskita Karya Energi.

Komentar

Loading...