Unduh Aplikasi

Balas Surat DPRA, Rektor USK: Pembongkaran Sudah Sesuai dengan Peraturan

Balas Surat DPRA, Rektor USK: Pembongkaran Sudah Sesuai dengan Peraturan
Rektor Unsyiah, Samsul Rizal. Foto: Ist

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada 25 Februari lalu  menyurati Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Samsul Rizal, terkait rencana pengosongan rumah dinas di area sektor timur, Kopelma Darussalam.

Dalam surat tersebut, DPRA meminta agar Rektorat USK agar menghentikan sementara rencana pengosongan lahan yang ditempat oleh dosen USK di Sektor Timur.

Menanggapi hal tersebut, Rektor USK, Samsul Rizal dalam surat bernomor B/961/UNII/RT.04.01/2021 mengenai klarifikasi tentang pembangunan di lingkungan USK.

Baca: Surati Rektor USK, DPRA Minta Penggusuran Komplek Kopelma Dihentikan Sementara

Dalam surat tersebut Samsul mengatakan, sesuai denga rencana, pengembangan kampus USK ke depan memerlukan area yang lebih luas. 

Karena hal tersebut berdampak pada pembongkaran bangunan rumah dinas yang berada di lingkungan USK.

"USK adalah instansi pemerintah yang berdiri di atas tanah dengan nomor sertifikat 01.01.04.12.4.0001 tahun 1992," kata Samsul dalam surat yang diterima AJNN, Selasa (2/3/2021).

Kata Samsul, pembangunan yang berdampak pada pembongkaran rumah dinas itu, sebelumnya sudah diberikan berupa pemberitahuan kepada penghuni rumah yang terdampak.

Foto: Dok AJNN

Oleh karena itu, lanjutnya, bagi pensiunan atau janda yang belum memiliki rumah tempat untuk tinggal, pihaknya akan memfasilitasi rumah untuk tinggal sementara hingga batas waktu sesuai aturan perundang-undangan.

"Tahapan penilaian, pembongkaran sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelasnya.

Ia mengatakan, pengembangan dan pembangunan kampus USK ke depan merupakan upaya untuk membangun pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Untuk itu mohon kerjasama dan dukungan DPRA dalam mewujudkan pembangunan pendidikan tersebut," pungkasnya.

Komentar

Loading...