Unduh Aplikasi

Baksos Pajero Aceh Community di Takengon, Bantu Pembangunan MAS Pameu

Baksos Pajero Aceh Community di Takengon, Bantu Pembangunan MAS Pameu
Baksos PAC di Takengon. Foto: Ist

ACEH TENGAH - Pajero Aceh Community (PAC) menggelar touring dan baktis sosial di Kabupaten Aceh Tengah, sejak 18 hingga 20 Oktober 2019.

Komunitas yang beranggotakan 39 orang tersebut didirikan pada pertengahan tahun 2019, dengan anggotanya yang berasal dari berbagai kalangan dan mayoritas berdomisili di Banda Aceh serta sebahagian lainnya di luar Banda Aceh seperti Aceh Besar, Aceh Tengah dan Aceh Selatan.

Touring diikuti oleh 20 unit kendaraan yang memusatkan kegiatan di pinggir Danau Laut Tawar, Takengon Aceh Tengah, dengan menginap di alam terbuka menggunakan tenda.

Konsep ini dipilih agar anggota PAC dapat menyatu dengan alam dan pada akhirnya akan meningkatkan rasa memiliki dan peduli kepada lingkungan, ditengah-tengah isu perubahan iklim dan kerusakan bumi yang menyelimuti dunia saat ini.

Ketua Pajero Aceh Community, TM Zaki mengatakan kegiatan bakti sosial digelar di Mandrasah Aliyah Swasta (MAS) Pameu.

Ia menjelaskan dalam baksos itu pihaknya menyalurkan bantuan tas dan peralatan sekolah kepada siswa MAS Pameu. Selain itu, diberikan juga bantuan uang tunai secara spontan yang diberikan kepada sebuah dayah (pesantren) di Desa Pameu.

Selain untuk bersilaturrahim, kata TM Zaki, kegiatan touring juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk berbagi kebahagiaan bersama masyarakat yang kurang mampu.

"Semoga dengan kegiatan baksos ini, dapat menambah rasa syukur para anggota PAC dan juga meningkatkan jiwa sosial untuk peduli kepada sesama," kata TM Zaki.

Ia juga mengungkapkan pihaknya memang selalu menyertakan kegiatan baksos dalam agenda touringnya.

"Touring ini juga sekaligus kunjungan balasan kepada anggota Pajero Indonesia One Chapter Samudera Pasai, yang bulan September 2019 lalu mengunjungi PAC di Banda Aceh," jelasnya

Rencananya, kaya Zaki, kedua komunitas tersebut akan mengadakan kegiatan touring dan baksos gabungan.

"Semoga dengan kepedulian berbagai pihak, dapat membantu kemajuan dunia pendidikan Indonesia, sehingga menghasilkan SDM unggul dan berkualitas," jelasnya

Tentang Desa Pameu

Desa Pameu terletak sekitar 70 Km dari ibu kota Kabupaten Aceh Tengah, merupakan salah satu contoh daerah yang masih butuh sentuhan berbagai pihak untuk pengembangan dunia pendidikan.

Ketersediaan sekolah di daerah yang masih belum memiliki jalanan beraspal tersebut masih minim. Sekolah yang ada pun masih tergolong sederhana dan kurang layak, salah satunya sebagaimana yang dimiliki oleh Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Pameu.

Sekolah tersebut memiliki total siswa sebanyak 38 orang, dengan bangunan sekolah yang baru saja selesai dibangun berkat bantuan berbagai pihak.

Namun karena kendala dana, bangunan sekolah yang ada belum rampung seratus persen, termasuk prasarananya.

Kondisi MAS Pameu dan siswanya yang masih memiliki keterbatasan, menjadi latar belakang dipilihnya sekolah tersebut oleh Pajero Aceh Community (PAC).

Komentar

Loading...