Unduh Aplikasi

Bahaya Besar Korupsi Beasiswa

Bahaya Besar Korupsi Beasiswa
Ilustrasi: freeman.

KEPOLISIAN Daerah Aceh harus segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan beasiswa. Semakin lama ditunda, akan semakin buruk pula citra kepolisian.

Selama ini terkesan bahwa Polda Aceh terlalu berhati-hati menangani kasus ini. Bahkan muncul kesan bahwa kepolisian keder saat harus memeriksa sejumlah nama yang memiliki pengaruh politik dan kekuasaan. 

Dalam keterangan terakhir, penyidik Polda Aceh telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan. 16 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh periode 2014-2019. Kepolisian juga memeriksa keterangan 483 mahasiswa penerima bantuan. Penyidik masih menunggu keterangan ahli yakni auditor untuk penghitungan kerugian negara dalam kasus ini. 

Kasus ini menarik perhatian publik karena bukan sekadar menyangkut nama-nama beken. Kasus ini juga menjadi cerminan buruk pengelolaan pendidikan di Aceh. Betapa mudahnya orang-orang menggunakan anggaran yang dialokasikan untuk mencerdaskan generasi Aceh untuk kepentingan pribadi. 

Padahal pendidikan adalah sebuah kunci penting untuk membebaskan Aceh dari ketertinggalan pembangunan. Bahkan pendidikan adalah kunci penting agar konflik tidak berulang lagi di Aceh. 

Namun oleh para “pemain”, peluang untuk menciptakan generasi yang dididik secara baik hilang. Atau peluang mereka untuk mendapatkan kesempatan mengecap pendidikan yang lebih tinggi menjadi lebih sulit saat dana beasiswa yang seharusnya diterima penuh itu hanya didapat setengah. 

Kasus dugaan korupsi ini harusnya mengingatkan kita bahwa kejahatan ini memiliki daya rusak yang maha dahsyat. Kita tidak sedang membahas Aceh dalam satu atau dua tahun ke depan. 

Korupsi-korupsi yang terjadi di Aceh akan berdampak buruk bagi kelangsungan perdamaian di Aceh. Inilah alasan utama mengapa kepolisian, juga kejaksaan, harus melindungi Aceh dari praktik korupsi. Sebagai daerah yang baru terbebas dari konflik, sumber daya manusia dan alam Aceh harus dilindungi secara maksimal. Dan ini tidak akan bisa tercapai jika terus digerogoti oleh para koruptor.

Komentar

Loading...