Unduh Aplikasi

WORKSHOP BERBAYAR DI RUANG RAPAT BPMA

Azhari: Jika Pakai Fasilitas BPMA Tapi Kutip Duit Itu Seolah-olah Bisnis

Azhari: Jika Pakai Fasilitas BPMA Tapi Kutip Duit Itu Seolah-olah Bisnis
Mantan Plt Kepala BPMA, Azhari Idris. Foto: AJNN.Net/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Mantan Plt Kepala Badan Pengelolah Migas Aceh (BPMA), Azhari, mengatakan program atau kegiatan yang akan dilaksanakan BPMA biasanya terlebih dahulu direncanakan dan memiliki anggaran tersendiri.

Ia mengatakan pelaksanaan program di BPMA tidak berbeda dengan di instansi pemerintah lain. Dimana program beserta anggaran yang dibutuhkan, misalkan di tahun 2019 sudah direncanakan sejak tahun sebelumnya.

Baca: Workshop Berbayar Dilaksanakan di Ruang Rapat BPMA, Kok Bisa?

“Program yang ada di BPMA itu sudah terencana dan itu ada anggarannya,“ kata Azhari kepada AJNN, Senin (23/12).

Kemudian, saat ia dirinya masih memimpin BPMA, kegiatan workshop, seminar atau sejenisnya juga pernah dilaksanakan. Namun, ia mengatakan ketika itu tidak ada pengutipan uang dari peserta yang hadir alias gratis.

Sebagai instansi yang operasionalnya menggunakan anggaran publik, lembaga pemerintah tidak diperkenankan membuat suatu kegiatan lalu melakukan pengutipan sejumlah uang kepada masyarakat.

Hal ini disebabkan, karena seluruh fasilitas yang berada di ruangan tersebut, baik itu air conditioner (AC), kursi, meja, sound system dan listriknya disediakan dan dibayar oleh negara.

“Kalau misalnya, pertemuan tersebut berlangsung setengah hari. Saya pikir kantor (BPMA), mampulah memberikan teh dan kopi. Karena memang ada setiap hari disediakan disitu. Nggak boleh lah kutip biaya, itu nggak bener,“ tukasnya.

Sementara itu, ia juga mengatakan fasilitas publik seperti ruang rapat BPMA itu boleh-boleh saja digunakan oleh masyarakat, selama itu untuk kepentingan umum, permohonan penggunaan dilakukan sesuai prosedur, tidak ada embel-embel politik serta tidak menganggu kegiatan internal BPMA.

Lagipula kata Azhari, lokasi ruang rapat tersebut posisinya memang didesain berada di dekat pintu masuk BPMA. Dengan demikian, peserta yang melakukan kegiatan di BPMA, juga tidak melewati ruang pimpinan dan ruang kerja karyawan.

“Jika pun digunakan orang diluar BPMA, selama itu untuk kepentingan publik dan diizinkan untuk dipakai. Ya oke saja. Tapi jika menggunakan fasilitas BPMA kemudian kutip duit, itu kan sama saja BPMA berkolaborasi dengan orang luar seolah-olah melakukan bisnis,“ tutup Azhari.

Komentar

Loading...