Unduh Aplikasi

Azhari Cage Tegaskan Pertemuan Eks GAM Murni Silaturrahmi, Tidak Ada Kaitan Politik

Azhari Cage Tegaskan Pertemuan Eks GAM Murni Silaturrahmi, Tidak Ada Kaitan Politik
Foto: Ist

BANDA ACEH - Ribuan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Se Aceh melaksanakan pertemuan di komplek makam Tgk Hasan Muhammad Di Tiro, Meureu Kecamatan Indrapuri Aceh Besar, Senin (23/12).

Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA), Azhari Cage menegaskan, pertemuan eks kombatan GAM Se Aceh itu murni hanya sebatas kegiatan silaturrahmi, bukan agenda yang berhungan dengan politik.

Azhari mengatakan, tujuan silaturrahmi tersebut dilaksanakan untuk menyatukan mantan GAM agar tidak terpengaruh dengan isu-isu di luar jalur komando Mualem dan Malik Mahmud.

"Agenda kita hari ini tidak ada kaitannya dengan politik, hari ini murni silaturrahmi, sesekali berjumpa, bercerita tentang masa lalu, apalagi ini dianjurkan dalam agama," kata Azhari kepada wartawan usai perhelatan silaturrahmi Eks GAM Se Aceh.

Azhari menyampaikan, dalam agenda silaturrahmi itu, mereka lebih membicarakan sikap mantan kombatan GAM terhadap Pemerintah Republik Indonesia setelah 14 tahun perdamaian Aceh.

Azhari menjelaskan, mengenai persoalan PA dan PNA itu bersatu, hal tersebut bukan dalam artian partai, tetapi tujuan utamanya adalah GAM bersatu padu untuk Aceh yang lebih baik dan mulia.

Kemudian, terkait masalah kekuasaan yang disampaikan Mualem, kata Azhari, dimanapun, negera manapun, tentu kekuasaan harus direbut, diperoleh dengan tujuan merealisasikan kepentingan Aceh yang tertuang dalam perjanjian damai MoU Helsinki.

"Masalah kekuasaan, tentu kekuasaan harus direbut, tujuannya adalah menggolkan kepentingan-kepentingan Aceh, menggolkan butir-butir MoU, merealisasikan seluruh butir-butir yang ada dalam UUPA," ujarnya.

Tetapi, lanjut Azhari, pertemuan ini hakikatnya adalah silaturrahmi, dan menyatukan hati para mantan kombatan GAM Se Aceh.

"Intinya, pertemuan pada hari yang berbahagia ini adalah silaturrahmi dan peu saboh hate (mempersatukan hati) GAM," tuturnya.

Azhari menambahkan, kegiatan silaturrahmi ini penting dilaksanakan mengingat banyak pihak yang mengatasnamakan GAM, baik itu ada luar maupun dalam negeri.

"Kita mengharapkan teman-teman seperjuangan, Eks kombatan dan sipil GAM agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang dikembangkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," imbuhnya.

Komentar

Loading...