Unduh Aplikasi

Awasi Makanan Berbahaya di Sekitar Kita

Awasi Makanan Berbahaya di Sekitar Kita
Ilustrasi

LANGKAH Kepolisian Resor Lhokseumawe dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan Aceh memeriksa kandungan zat berbahaya dalam makanan tentu harus kita apresiasi. Ini merupakan sebuah upaya melindungi warga dari aksi kriminal para produsen makanan dan pedagang yang mencari keuntungan besar dengan mengorbankan kesehatan konsumen.

Memang tak ditemukan bahan makanan yang mengadung boraks, pewarna tekstil, atau formalin dalam razia yang dilakukan di pasar-pasar tradisional di Lhokseumawe itu. Namun hendaknya hal ini terus dilakukan secara berkala dan masif di seluruh wilayah Aceh agar tak ada celah bagi para "pengambil kesempatan" untuk menangguk keuntungan dengan cara yang curang.

Pemeriksaan juga hendaknya tidak dilakukan hanya kepada satu atau dua jenis bahan makanan saja. Penjualan daging dan ikan segar juga harus terus diawasi hingga ke pasar-pasar yang jauh dari pusat-pusat perekonomian dan pemerintahan. Termasuk memastikan produk yang beredar halal untuk dikonsumsi. 

BPOM juga harus rajin-rajin berkunjung ke penjual makanan di sekitar sekolah, terutama sekolah tingkat dasar. Anak-anak yang belum mampu menentukan pilihan terbaik untuk asupan tubuh juga perlu dilindungi dari para pedagang jajanan yang memanfaatkan keluguan demi keuntungan.

Pasal 67 Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 2001 secara tersirat menyatakan BPOM adalah perpanjangan tangan pemerintahan untuk mengawasi peredaran obat dan makanan di masyarakat. Ini artinya, BPOM harus selalu hadir melindungi masyarakat dari tindakan kotor para pedagang.

BPOM juga harus melakukan pengawasan terhadap bahan makanan yang dipasok sebagai bantuan kepada korban gempa di Pidie Jaya. Bukan tidak mungkin kebutuhan besar untuk derma dimanfaatkan para distributor dan pedagang menghabiskan stok barang yang nyaris kadaluarsa. Ini jelas membahayakan kesehatan para penyintas gempa Pidie Jaya.

Masyarakat sebagai konsumen juga harus lebih teliti dalam membeli. Pastikan produk-produk yang dibeli adalah produk yang aman. Bahkan jika perlu, adukan para penjual yang menjual barang-barang kadaluarsa dan berbahaya kepada pihak berwajib. Sebagai konsumen, perilaku cerdas akan menghambat gerak para produsen, distributor dan pedagang nakal. Apapun jenis produknya.

Komentar

Loading...