Unduh Aplikasi

Avanza Milik PLN Blangpidie Dibakar OTK

Avanza Milik PLN Blangpidie Dibakar OTK
Avanza Milik Rekanan PLN Rayon Blangpidie yang diduga dibakar OTK
BLANGPIDIE - Dua unit mobil milik rekanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) dua hari lalu di Gampong Padang Hilir, Kecamatan Susoh, Abdya.

Kedua mobil tersebut yaitu satu unit Toyota Avanza dengan Nomor Polisi BK 1225 IW satu unit Pick Up Toyota Hilux dengan Nopol BL 8150 IB.

“Kita tidak tau apa motif pembakaran mobil itu, untuk saat ini pelakunya juga belum diketahui, sebab tidak ada saksi mata yang menyaksikan saat kejadian,” ungkap Manager PLN Rayon Blangpidie, Agus Susanto, kepada awak media.

Menurutnya, kejadian tersebut diketahui saat terdengar suara ledakan kecil oleh petugas yang berada di lokasi GH (Gardu Hubungan). Petugas kemudian mendatangi lokasi sumber suara dan melihat api mulai membakar mobil Toyota Avanza milik rekanan PLN.

“Awalnya petugas kaget dan berusaha memadamkan api, akibatnya mobil rusak parah, kaca mobil bagian belakang dan samping pecah, sementara jok depan hingga belakang ludes terbakar, dan saat ini sedang ditangani pihak polisi,” ujar Agus.

Terkait kejadian itu, Kasat Reskrim Polres Abdya AKP Misyanto, membenarkan kejadian itu dan mengatakan pihaknya sedang mendalami motif di balik pembakaran mobil rekanan PLN tersebut yang diduga dilakukan oleh seseorang.

Misyanto menambahkan, untuk mempermudah proses penyelidikan, pihaknya telah mengamankan Mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi BK 1225 IW yang terbakar.

Selain itu satu unit mobil Pick Up Toyota Hilux dengan Nopol BL 8150 IB juga ikut diamankan karena saat kejadian mobil tersebut terparkir di samping mobil Avanza dan kemudian juga ikut terbakar. Namun kondisinya tidak parah.

Pada badan mobil Hilux juga ditemukan bekas siraman minyak tanah.

“Untuk sementara kita belum menemukan barang bukti lain yang menjurus kepada pelaku, yang jelas saat ini sudah kita amankan dua unit mobil operasional rekanan PLN dari PT Agam Rayek Mandiri selaku mitra kerja PLN Rayon Blangpidie,” tuturnya.

Dari hasil olah tempat kejadian pekara (TKP), dugaan semantara pelaku menggunakan minyak tanah untuk membakar mobil tersebut, karena bau minyak tanah sangat menyengat tercium pada badan mobil.

“Untuk proses lebih lanjut, kita sudah periksa 6 orang saksi yang merupakan petugas jaga di GH PLN Susoh tempat lokasi mobil itu terbakar. Selain itu, kita juga akan meminta keterangan dari pihak ketiga dan juga pihak PLN Rayon Blangpidie,” tutup Misyanto.

| JULIDA FISMA

 

Komentar

Loading...