Unduh Aplikasi

Aturan Calon Geuchiek Tak Jelas, Sekda Langsa Berang

Aturan Calon Geuchiek Tak Jelas, Sekda Langsa Berang
LANGSA - Sekretaris Daerah Kota Langsa, Syahrul Thaib meminta kepada Panitia Pemilihan Geuchiek (P2G) Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, agar tidak menambah-nambah aturan bagi calon geuchiek yang ingin maju pada pilkades mendatang.

Permintaan tersebut disampaikan Sekda, setelah menerima laporan bahwa ada salah seorang geuchiek non aktif yang ingin mencalonkan diri kembali sebagai geuchiek diminta melampirkan surat cuti oleh ketua P2G Gampong Sidodadi.

Menurut Sekda, bagi geuchiek yang di non aktifkan sementara dari jabatannya karena menyangkut dugaan penyalahgunaan ‎wewenang. Bila sudah ada Surat Pemberhentian Penyidikan (SP3) dari kepolisian dan dinyatakan tidak terbukti bersalah, maka yang bersangkutan punya hak untuk mencalonkan diri kembali sebagai geuchiek.

"Kecuali yang bersangkutan masih berstatus geuchiek aktif dalam menjalankan tugas baru bisa diminta untuk melampirkan surat cuti, tapi kalau sudah di non aktifkan maka tidak perlu melampirkan surat cutinya," kata Sekda, Senin (25/4).

Ia menuturkan, kalau P2G tetap ngotot meminta geuchiek non aktif agar melampirkan surat cuti sebagai syarat utama maju sebagai calon geuchiek, maka P2G harus bertanggung jawab bila calon geuchiek ‎tersebut gagal mengikuti sebagai salah seorang balon geuchiek di Sidodadi.

Selain itu, dirinya menambahkan, bagi geuchiek yang telah di non aktifkan ‎dari jabatannya sehingga memasuki masa pemilihan selanjutnya. Maka yang bersangkutan diperbolehkan ikut langsung dari jalur umum.

Seharusnya, lanjut Sekda, kalau P2G tidak tahu aturan dalam menjaring calon geuchiek mereka konfirmasi kepada Pemkab Langsa. "Tidak perlu menambah-nambah aturan sehingga merugikan orang lain," tegasnya.

Komentar

Loading...