Unduh Aplikasi

Atlet Sepak Bola Putri Lhokseumawe Terbentuk Tanpa Sepengetahuan Pemko

Atlet Sepak Bola Putri Lhokseumawe Terbentuk Tanpa Sepengetahuan Pemko
Tim sepak bola putri yang mengikuti piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Lhokseumawe. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE - Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad menanggapi terkait informasi terkait kegiatan sepak Bola Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bagi putri di tingkat Provinsi Aceh di Kota Lhokseumawe.

Menurutnya, terbentuknya tim atlit tersebut tanpa sepengetahuan Pemerintah Kota Lhokseumawe.

“Awalnya saya sama sekali tidak mengetahui hal ini, kemarin saya mendapatkan informasi terkait hal itu. Lalu saya tanyakan ke beberapa intansi termasuk penyedia stadion latihan siapa sebenarnya yang bentuk atlet tersebut, karena tanpa sepengetahuan Pemko Lhokseumawe,” kata Yusuf Muhammad kepada AJNN, Kamis (4/7).

Sambungnya lagi, biasanya olahraga ini dibentuk untuk laki-laki, sekarang kenapa sudah ada perempuan. Dan terkait hal ini pihaknya sudah menghubungi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Lhokseumawe untuk dihentikan dan jangan sampai dilanjutkan, karena masih banyak hal lain yang bisa dilakukan oleh perempuan.

Baca: Kata Dinas Syariat Islam Soal Sepak Bola Putri Piala Menpora di Lhokseumawe

“Mengingat daerah Kota Lhokseumawe masih jauh ketinggalan, baik itu disegi kemiskinan dan juga menyangkut dengan pendidikan yang masih jauh dengan harapan, kenapa tidak itu saja ditingkatkan,” ujarnya.

Lakukan pelatihan-pelatihan, sambung Yusuf, guna untuk menunjang Kota Lhokseumawe menjadi masyarakat yang terampil khususnya perempuan. Dan Pemko Lhokseumawe sudah menyarankan hal tersebut ke Dispora Lhokseumawe.

“Saat saya tanyakan ke Dispora Lhokseumawe, mereka juga mengaku tidak tahu. Dan kami dari Pemko Lhokseumawe sudah memberikan peringatan ke Dispora supaya ini dihentikan dan mencari tahu siapa dalangnya. Karena Kota Lhokseumawe belum membutuhkan atlit sepak bola perempuan, masih banyak hal lain yang bermanfaat yang harus dikerjakan oleh perempuan,” jelasnya.

Komentar

Loading...