Unduh Aplikasi

Asrama Polisi di Lhokseumawe Terbakar, Delapan Unit Rumah Ludes

Asrama Polisi di Lhokseumawe Terbakar, Delapan Unit Rumah Ludes
Pemadam berupaya memadamkan api yang membakar asrama. Foto: AJNN/Sarina 

LHOKSEUMAWE - Sebanyak delapan unit rumah di Asrama Polisi (Aspol) Dewantara, Kabupaten Aceh Utara ludes dilalap si jago merah, Minggu (28/6). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya saja harta benda milik mereka ikut lenyap bersama kobaran api.

Amatan AJNN, di lokasi kejadian dikerumuni warga sekitar untuk melihat kondisi rumah yang terbakar itu, armada mobil kebakaran juga terlihat mondar mandir berupaya api agar segera padam.

Di lokasi kejadian juga pengamanan dijaga ketat oleh personel Polres Lhokseumawe, baik itu dari URC Satuan Sabhara, Polsek Dewantara dan Polantas Polres Lhokseumawe, guna menghindari warga yang memasuki areal itu saat pemadaman berlangsung.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto ditemui di lokasi kejadian mengatakan, kebakaran sekitar pukul 21.00 WIB, untuk penyebab kebakaran belum diketahui pasti, apakah dari korsleting listrik atau lainnya.

"Penyebabnya kami lakukan penyelidikan lebih dulu, apakah akibat arus listrik dan bermula dari mana," katanya kepada awak media disela-sela pemadaman dilakukan dini hari.

Saat kejadian, sambung Kapolres, penghuni asrama tersebut berteriak histeris ketika melihat api, selain itu untuk kondisi korban sendiri saat ini masih dalam keadaan trauma.

"Sebagian barang masih bisa diselamatkan, dan sebagian lagi sudah ludes terbakar. Untuk saat ini tindakan kami akan mengevakuasi serta memfasilitasi tempat tinggal sementara kepada korban untuk tidur dan penyimpanan barang, bahkan juga sebagian akan tinggal di rumah warga dan rumah dinas camat," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang korban kebakaran, Yanto mengatakan, awalnya api menyambar dari atap rumah di samping, kemudian menjalar ke rumah mereka. Melihat kondisi itu, mereka mematikan listrik di rumah dan bergegas keluar menyelamatkan diri.

"Jadi ketika saya keluar, saya lupa kalau anak masih di dalam, saat saya hendak mengambil sejumlah dokumen, kesinggol anak saya yang masih berada di dalam rumah. Dan kemudian kami berdua bisa keluar dengan selamat," tuturnya,.

Komentar

Loading...