Unduh Aplikasi

Aspirasi Tak Digubris, Mahasiswa Segel Pintu Masuk Akper Fakinah

Aspirasi Tak Digubris, Mahasiswa Segel Pintu Masuk Akper Fakinah
Seorang pandai besi memotong gembok yang digunakan untuk menyegel kampus Akper Fakinah. Foto: Arman Konadi

BANDA ACEH - Sejumlah mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Tengku Fakinah menggembok akses masuk ke ruang belajar kampus yang terletak di Jalan Sudirman, Banda Aceh, Senin (7/11). Aksi ini menyebabkan aktivitas pendidikan terhambat selama satu jam.

Penyegelan ini adalah buntut kekecewaan mahasiswa kepada Direktur Akper Tengku Fakinah M Saleh Suratno yang tidak menghadiri pertemuan dengan mahasiswa. Padahal sebelumnya, Suratno sepakat untuk menghadiri pertemuan itu. Namun saat waktunya tiba, Suratno hanya menugaskan perwakilannya.

"Pertemuan tersebut rencananya akan membahas berbagai permasalahan akademik. Tapi direktur tidak hadir sehingga mahasiswa keluar dari ruang pertemuan dan menyegel pintu masuk menuju ruang belajar," kata seorang mahasiswa usai berpesan kepada AJNN agar tak mencantumkan namanya.

Akibat aksi tersebut, sejumlah dosen dan pengurus kampus yang rencananya mengikuti pertemuan tertahan di luar gedung pertemuan. Demikian juga sejumlah dosen yang berada dalam areal kelas. Mereka sempat tertahan selam lebih satu jam.

Gerbang itu akhirnya dibuka paksa oleh personil polisi. Kepala Kepolisian Resor Banda Aceh Komisaris Besar Polisi T Saladin mengatakan tidak akan memberikan sanksi kepada mahasiswa yang memprotes Suratno.

"Namun karena gedung ini masih dalam satu kawasan dengan Rumah Sakit Fakinah, kami harap (aksi mahasiswa) jangan sampai mengganggu warga yang ingin mendapat layanan medis," kata Saladin.

Saladin juga mencoba memediasi birokrasi kampus dengan para mahasiswa. Saladin berharap kedua pihak dapat menemukan solusi di meja perundingan.

Muhammad Saleh Suratno kembali menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Tengku Fakinah dan Direktur Akper Tengku Fakinah setelah Mahkamah Agung Republik Indonesia mengabulkan gugatan yang dilayangkannya terhadap Ketua Umum dan Pembina Yayasan Tengku Fakinah Siti Maryam Ibrahim. Gugatan itu dilayangkan Suratno setelah dirinya diberhentikan Siti Maryam.

Komentar

Loading...