Unduh Aplikasi

Asa dari Komisi Kejaksaan 

Asa dari Komisi Kejaksaan 
Ilustrasi: wix.com

SURAT balasan yang diterima Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Aceh Barat dari Komisi Kejaksaan Republik Indonesia adalah sinyalemen penting dalam upaya pemberantasan korupsi. Ini adalah balasan dari surat Gerak Aceh Barat yang melaporkan sejumlah kasus yang mandek di Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat. 

Kepada Komisi Kejaksaan, GeRAK Aceh Barat “berkeluh kesah” tentang pemeriksaan dugaan korupsi pada proyek pembangunan Jalan Lintas Meulaboh-Tutut tahun 2017, kasus dugaan korupsi pengadaan bibit pinang betara tahun 2017. 

Kasus lain adalah indikasi kerugian proyek peningkatan jalan batas Pidie-Meulaboh pada satuan kerja PU dan Penataan Ruang Aceh, dan penanganan perkara operasi tangkap tangan dugaan korupsi Bimtek, 19 Juni 2019. Saat itu, dari operasi tangkap tangan di sebuah hotel di Meulaboh, Aceh Barat, petugas mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 900 juta.

Ketua Komisi Kejaksaan RI, Barita Simanjuntak, meminta agar GeRAK Aceh Barat melengkapi dokumen pendukung berkaitan dengan perkara yang dilaporkan itu dan meminta dokumen perkara tersebut langsung dikirimkan kepadanya.

Kinerja kejaksaan mengundang banyak sorotan. Dengan struktur yang luas, menjangkau setiap inci daerah Indonesia, seharusnya kejaksaan mewakili kepentingan negara dan rakyat dari kejahatan-kejahatan, terutama korupsi. 

Gerak Aceh Barat juga dapat menggunakan tangan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk melancarkan kembali perjalanan kasus yang mandek ini. Terutama terhadap kasus-kasus yang sudah terang benderang duduk perkara dan para pelakunya. 

Selama ini, ada dua faktor yang menyebabkan banyak kasus mandek di kejaksaan. Dari sisi teknis, kejaksaan sering kekurangan anggaran dan personil saat menindaklanjuti sebuah perkara. Faktor nonteknis adalah intervensi, entah dari atasan atau pihak luar yang memiliki pengaruh kuat, atau suap agar kejaksaan tidak melanjutkan perkara yang sedang ditangani. 

Respons Komisi Kejaksaan diharapkan dapat menjadi angin segar yang mendorong penuntasan kasus-kasus dugaan korupsi yang mangkrak di kejaksaan. Mudah-mudahan Komisi Kejaksaan cukup kuat untuk menekan agar penuntasan kasus-kasus itu kembali lancar dan berjalan ke pengadilan. 

Komentar

Loading...