Unduh Aplikasi

AS akan Perbaiki Hubungan dengan Palestina, Lebih Keras ke Israel

AS akan Perbaiki Hubungan dengan Palestina, Lebih Keras ke Israel
Presiden AS Joe Biden duduk di Oval Office saat dia menandatangani serangkaian perintah di Gedung Putih di Washington, DC, setelah dilantik di US Capitol pada 20 Januari 2021.Foto: AFP/Jim WATSON.

JAKARTA - Amerika Serikat (AS), di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden, saat ini sedang menyusun rencana untuk mengatur ulang hubungan dengan Palestina yang hancur selama pemerintahan Donald Trump.

Berdasarkan draf internal Departemen Luar Negeri, penyusunan rencana itu masih dalam tahap kerja awal. Tetapi menurut dua sumber yang mengetahui dokumen tersebut, Biden akan membatalkan pendekatan Trump atas Palestina yang dikecam karena sangat bias mendukung Israel.

Dokumen tersebut pertama kali dilaporkan oleh surat kabar yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA), The National, seperti dikutip Reuters, Kamis (18/3).

Sebagian dari dokumen yang dikutip The National menyebutkan, visi AS adalah untuk memajukan kebebasan, keamanan, dan kemakmuran bagi Israel dan Palestina dalam waktu dekat. 

Dokumen itu juga berisi, Washington akan memberikan bantuan sebesar 15 juta dolar AS untuk penanganan pandemi Covid-19 di Palestina yang diperkirakan diumumkan pada akhir Maret.

AS juga akan mengambil sikap yang lebih keras terhadap pembangunan pemukiman Israel, serta menghentikan pembayaran atas individu yang dipenjara oleh Israel karena tindakan terorisme.

Seorang sumber menjelaskan, dokumen tersebut hanya draf awal yang dapat direvisi dan memerlukan tinjauan antar-lembaga.

Ketika dimintai komentar, jurubicara Departemen Luar Negeri AS Jalina Porter enggan memberikan tanggapan atas dokumen tersebut.

Sejak menjabat pada 20 Januari, Biden disebut telah berniat untuk memperbaiki hubungan dengan Palestina. AS telah berjanji untuk melanjutkan bantuan ekonomi dan kemanusiaan serta membuka kembali misi diplomatik Palestina di Washinton.

Menurut para stafnya, Biden ingin mengedepankan solusi dua negara untuk mengakhiri kondlik Israel dan Palestina.

 

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...