Unduh Aplikasi

Aryos: Polda Tak Bisa Tolak Laporan Tim Hukum AZAN

Aryos: Polda Tak Bisa Tolak Laporan Tim Hukum AZAN

BANDA ACEH - Pengamat politik dan keamanan Aceh, Aryos Nivada menilai Polda Aceh tak bisa menolak laporan Tim Hukum  AZAN terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Juru Bicara Partai Aceh,  Adi Laweung--sapaan Suadi Sulaiman--saat berorasi di Sabang.

Baca: Rekaman: Jubir Partai Aceh Sebut Irwandi dan Zaini Abdullah Laknat bagi Aceh

Menurutnya, polisi tidak bisa menolak jika ada laporan yang langsung masuk, tanpa melalui Gakkumdu. Kalaupun tetap harus diarahkan ke Panwaslih. Bagusnya laporan tetap harus diterima. Dasarnya semua laporan yang masuk dijadikan bukti awal adanya suatu tindak pidana.

"Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa polisi yang bertugas di Polda tidak memahami hal itu, bukannya sudah banyak UU dan peraturan yang mengatur dalam penanganan proses pelaporan terkait kejadian pelanggaran Pilkada," kata Aryos melalui rilisnya.

Baca: Tim AZAN Laporkan Adi Laweung dalam Ranah Pidana Umum

Dikatakan Aryos, Gabungan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) harus merespons cepat setiap laporan atau pengaduan kampanye hitam seperti penghinaan, pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan seperti yang diatur dalam Surat Edaran Kapolri SE/6/X/2016,

Hal itu kata Aryos, juga sejalan dengan Peraturan KPU Nomor 7/2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota/Wakil Wali Kota, Pasal pasal 66 dan pasal 70. Di kuatkan lagi pada UU No 10 tahun 2016, Pasal 187 ayat 2

Dia berharap agar Gakkumdu yang meliputi Panwaslih, kepolisian, dan kejaksaan di pelaksanaan Pilkada serentak Aceh tahun 2017 harus bekerja secara serius menindaklanjuti setiap kasus yang masuk.

Baca: Jubir Partai Aceh Sebut Irwandi dan Zaini Abdullah Laknat bagi Aceh

"Khusus bagi Panwaslih harus lebih pro aktif jangan berdiam diri. Intinya harus menjemput bola setiap ada kasus yang terjadi di lapangan. Jangan terkesan mandul keberadaan dari Gakkumdu. Masyarakat Aceh sangat memerlukan bukti kinerja bagus," ujar Aryos.

Komentar

Loading...