Unduh Aplikasi

APBK Pijay Tersedot untuk Gaji Perangkat Gampong Capai Rp 46 Miliar

APBK Pijay Tersedot untuk Gaji Perangkat Gampong Capai Rp 46 Miliar
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Terhitung Januari 2020, perangkat gampong akan menerima gaji lebih dari 100 persen dari tahun-tahun sebelumnya. Kenaikan gaji aparatur gampong itu menyedot Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Jaya sebesar Rp 46.227.587.040.

"Tahun 2020 untuk gaji perangkat gampong dari APBK Pidie Jaya sebesar Rp 46 miliar lebih. Sebelumnya dengan angka tersebut sudah termasuk biaya operasional," kata Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya, M Diwarsyah melalui Sekretaris, M Yusuf kepada AJNN, Senin (30/12).

Selain untuk gaji, dana APBK yang akan ditransfer ke 222 gampong di kabupaten tersebut juga untuk tagihan Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Tahun 2020 transfer APBK ke gampong di Pidie Jaya sebanyak Rp 52.947.354.484, jumlah tersebut untuk gaji dan tagihan lampu PJU," sebutnya.

Baca: Mulai Tahun 2020, Gaji Perangkat Gampong Setara dengan Pegawai

Yusuf menambahkan, dana desa dari pusat untuk 222 gampong dalam delapan kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya sebesar Rp 168.261.619.000.

Ironisnya, APBK Pidie Jaya puluhan miliar tersedot untuk gaji perangkat gampong, tetapi hampir seluruh kantor keuchik di Pidie Jaya tidak beroperasional.

Dengan kenaikan gaji perangkat gampong yang setara dengan gaji PNS golongan II/a, bahkan lebih, seharusnya pemerintah setempat mempertegas instruksi kepada perangkat gampong untuk mengaktifkan kantor keuchik guna melayani masyarakat yang butuh pelayanan di tingkat gampong.

Iklan Pemutihan BPKB- Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...