Unduh Aplikasi

APBK Pidie 2020 Terancam Molor, Masyarakat Sambangi Gedung Dewan

APBK Pidie 2020 Terancam Molor, Masyarakat Sambangi Gedung Dewan
GMPG menyerahkan R-APBK Pidie 2020 versi masyarakat. Foto: AJNN.Net/Salman

PIDIE - Pemerintah Kabupaten Pidie baru menyerahkan dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (RAPBK) tahun 2020 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), namun penyerahan dokumen tersebut tidak melalui sidang paripurna.

Keterlambatan penyerahan R-APBK Pidie tahun 2020 oleh pihak eksekutif menuai kritikan dari masyarakat. Senin (16/12) Gerakan Masyarakat Pidie Gelisah (GMPG) menyambangi gedung DPRK setempat.

Kedatangan kelompok pemerhati Kabubupaten Pidie itu sebagai bentuk keprihatinan dengan kondisi anggaran Pidie tahun 2020 yang saat ini belum kunjung dilakukan pembahasan.

Di gedung dewan, kelompok GMPG diterima Wakil Ketua DPRK Pidie, Fadli A Hamid dan sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) sekaligus menyerahkan R-APBK Pidie 2020 versi masyarakat untuk dibahas.

"Kedatangan kami ke DPRK untuk menyerahkan R-APBK versi masyarakat yang telah kami susun selama satu pekan," kata juru bicara GMPG Muharramsyah kepada wartawan usai menyerahkan R-APBK versi masyarakat yang juga didampingi Ismail Von Sabi, Safwatullah dan Zulkiflli.

Ia melihat eksekutif lamban dalam menyusun dokumen dan menyamapaikan ke dewan untuk dibahas bersama seharusnya sudah disampaikan ke dewan pada awal Oktober.

"Dokumen R-APBK Pidie baru diserahkan eksekutif tadi pagi sekitar pukul 09.30 WIB dan itupun baru diserahkan secara administratif, tidak melalui sidang paripurna," ujarnya.

Muharramsyah yang juga pakar hukum mendorong pihak legeslatif selaku wakil rakyat untuk membahas R-APBK bersama eksekutif secara tepat waktu tanpa ada satupun kepentingan rakyat yang rampas.

"Kami kuatirkan ada anggaran siluman yang masuk dalam R-APBK kerena waktu pembahasan sudah mepet," cetus Muharram.

Komentar

Loading...