Unduh Aplikasi

Apabila Kabut Asap Terus Memburuk, Wali Kota Lhokseumawe Minta Sekolah Diliburkan

Apabila Kabut Asap Terus Memburuk, Wali Kota Lhokseumawe Minta Sekolah Diliburkan
Pelajar menggunakan masker saat beraktifitas olahraga di Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe. Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe, Suadi Yahya akan mengambil langkah sigap apabila kualitas udara di kota yang dipimpinnya itu terus memburuk akibat kabut asap kiriman kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, dengan meliburkan murid sekolah sementara waktu.

"Apabila kualitas udara dan kabut asap terus memburuk di kawasan Lhokseumawe dalam beberapa hari kedepan, kami akan meliburkan siswa untuk sekolah sementara waktu," kata Walikota Lhokseumawe, Suadi Yahya, Senin kepada AJNN (23/9).

Hal tersebut, kata Suadi Yahya, sebagai upaya dalam mengurangi aktivitas di luar rumah bagi anak-anak, dan juga mengingat sehubungan kabut asap kiriman yang semakin pekat dan itu sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi pelajar yang masih dibangku SD dan TK serta Paud.

"Ini sifatnya hanya sementara saja, kami lihat dalam beberapa hari kedepan ini, bila kondisi dan kualitas udara sudah kembali normal, maka kegiatan belajar tetap berjalan seperti hari biasa," ujarnya.

Meskipun begitu, Suadi Yahya meminta Dinas Pendidikan Lhokseumawe dan Pengawas Pendidikan agar mengintruksikan kepada kepala sekolah dan guru di sekolah-sekolah untuk menjalankan tugas seperti biasanya baik itu dalam menyelesaikan pengurusan administrasi maupun persiapan pembelajaran siswa selama libur dirumah.

"Meskipun siswa libur dalam waktu yang belum bisa ditentukan, namun guru tetap harus masuk dan mempesiapkan pembelajaran bagi siswa selama libur," cetus Suadi Yahya.

Wali Kota juga meminta kepada pengurus sekolah maupun guru didik agar menyampaikan kepada orang tua maupun wali murid untuk memastikan agar anak-anaknya tetap belajar di rumah dan mengurangi aktivitas diluar rumah selama masih diliputi kabut asap.

Menanggapi permintaan wali kota untuk meliburkan seluruh siswa Lhokseumawe bila kabut asap terus memburuk, Kepala Dinas Pendidikan Lhokseumawe, Nasruddin mengaku setuju dengan wacana wali kota untuk meliburkan siswa sekolah bila kabut asap terus memburuk dalam beberapa hari kedepan ini.

Namun begitu, dirinya mengaku pihaknya akan terus melakukan monitor dan melihat perkembangan cuaca dalam beberapa hari kedepan dan melakukan kordinasi dengan pihak BMKG serta dinas terkait lainya.

"Kami lihat perkembangan cuaca dalam beberapa hari kedepan dulu, bila itu berdampak semakin parah nantinya. Maka kita akan duduk bersama dengan pak wali dan dinas terkait lainnya membahas terkait wacana libur tersebut," jelasnya.

Sementara itu, warga menyambut baik langkah dan kebijakan Pemko Lhokseumawe wacana meliburkan sementara proses belajar mengajar disekolah selama kota masih berkabut asap hingga normal kembali.

"Mengingat kabut asap sudah semakin pekat dan cukup bebahaya bagi kesehatan. Terutama siswa yang masih anak-anak tingkat SD dan TK," Desi Afrini, warga Lhokseumawe.

Dirinya berharap kabut asap yang kian tebal menyelimuti Lhokseumawe dan sekitarnya segera berlalu dan hujan segera turun untuk mengurangi kabut asap yang saat ini telah menganggu jarak pandang saat berkendaraan.

Komentar

Loading...