Unduh Aplikasi

Antisipasi Teror, Pengamanan Gereja di Lhokseumawe Masih Diperketat

Antisipasi Teror, Pengamanan Gereja di Lhokseumawe Masih Diperketat
Pengamanan gereja di Kota Lhokseumawe, Minggu (3/6).

LHOKSEUMAWE – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sabhara Polres Lhokseumawe melakukan pengamanan dan penjagaan terhadap sejumah Gereja di Kota Lhokseumawe, Minggu (3/6). Pengamanan tersebut dilakukan guna mengantisipasi teror ataupun hal-hal yang mengganggu ibadah umat Kristiani di kota itu.

“Iya benar, kita melaksanakan pengamanan tersebut guna untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi teror seperti terjadi pada beberapa waktu lalu,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Sabhara Iptu Sofyanto kepada AJNN.

Sambungnya, pihaknya mengerahkan 15 personel diantaranya 8 personel Sabhara, lima personel Satuan Intelkam, lima personel Satuan Lalu Lintas dan Provos Polres Lhokseumawe untuk melakukan pengamanan di Gereja GMI (Gereja Methodist Indonesia), Gereja HKBP dan Gereja Katolik ST Mikael yang ada di Kota Lhokseumawe.

“Dalam kegiatan pengamanan itu kita laksanakan yaitu melakukan sterilisasi tempat ibadah sebelum digunakan, mengamankan disekitarannya, memeriksa tas dan barang yang di bawa jamaah, dan lainnya yang memberikan rasa aman kepada mereka saat beribadah,” ungkapnya.

Kasat juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Kota Lhokseumawe yang melaksanakan ibadah selaku umat kristiani maupun umat muslim, apabila ada hal-hal yang menonjol agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian terdekat.

Komentar

Loading...