Unduh Aplikasi

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Masih Tinggi

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Masih Tinggi
Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada. Foto: AJNN/ Tommy

BANDA ACEH - Angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya di Aceh masih cukup tinggi, ini disebabkan masih kurangnya kesadaran pengendara dalam mematuhi aturan lalu lintas.

"Salah satu faktor terjadinya kecelakaan dikarenakan masih kurang kesadaran pengendara roda dua maupun roda empat mematuhi aturan lalu lintas," kata Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada usai peresmian gedung Dirlantas Polda Aceh, Selasa (12/1).

Kurangnya kesadaran berlalu lintas di jalan raya, kata Kapolda, bisa dilihat masih banyak yang menerobos lampu merah, melawan arus, serta mengemudi dalam kecepatan tinggi.

"Masih banyak yang tidak patuh terhadap aturan berlalu lintas. Mereka sering mengabaikan keselamatan, misalnya mengemudi dengan kecepatan tinggi serta tidak menggunakan helm," ujarnya.

Sepanjang 2020, kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 3.126 kasus dengan korban meninggal dunia 576 orang, luka berat 261 orang dan luka ringan 4.355 orang.

Untuk korban kecelakaan lalu lintas banyak terjadi di usia 16-30 tahun mencapai 1.976 orang.

"Meski terjadi penurunan jumlah korban meninggal dunia, luka berat dan luka ringan dibandingkan 2019, kasus kecelakaan akan terus meningkat setiap tahunnya," sebut Kapolda.

Jika dilihat dari jumlah kasus ini, lanjut Kapolda, tentunya menjadi perhatian semua pihak dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

"Kami (Ditlantas) akan cari solusi bagaimana meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas sehingga kasus kecelakaan dapat di minimalisir," kata Kapolda didampingi Dirlantas, Kombes Pol Dicky Sondani.

Dengan adanya gedung baru Ditlantas Polda Aceh, kata Kapolda, dapat meningkatkan pelayanan masyarakat terutama layanan BPKB.

"Kepada seluruh personel Ditlantas diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," imbuhnya. 

Komentar

Loading...