Unduh Aplikasi

Anggota DPRK Aceh Timur Apresiasi Plt Gubernur Bangun 11 Jalan Prioritas

Anggota DPRK Aceh Timur Apresiasi Plt Gubernur Bangun 11 Jalan Prioritas
Anggota DPRK Aceh Timur, Firdaus. Foto: Ist

ACEH TIMUR - Anggota DPRK Aceh Timur, Firdaus mengapresiasi langkah Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang akan menuntaskan sebanyak 11 ruas jalan prioritas di Provinsi Aceh.

"Langkah Plt Gubernur Aceh untuk menuntaskan 11 ruas jalan prioritas sangat pantas untuk kita apresiasi," kata Firdaus kepada AJNN, Selasa (11/2).

Apalagi, kata Firdaus, secara khusus dari 11 ruas jalan yang akan dibangun oleh  Nova Iriansyah, tiga ruas diantaranya masuk dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur.

Menurut Firdaus, ruas jalan yang akan dibangun di Kabupaten Aceh Timur merupakan jalan yang telah lama di damba-dambakan oleh masyarakat pedalaman Aceh Timur.

Seperti diketahui, kata Firdaus, jalan penghubung Peureulak-Peunaron-Lokop selama ini sangat sulit untuk dilintasi karena kondisi insfrakstrukturnya masih buruk.

"Dengan terealisasinya jalan tersebut tentunya Bapak Plt telah mendengarkan aspirasi masyarakat sesuai dengan keinginan rakyat selama ini," ujar politisi muda itu.

Kata Firdaus, dengan telah dibangunnya tiga ruas jalan di Aceh Timur yang menghubungkan desa-desa pedalaman, secara otomatis pergerakan ekonomi masyarakat akan meningkat.

Sebagai wakil rakyat di parlemen Aceh Timur, Firdaus mengucapkan terimakasih kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang telah membangun Aceh, khususnya atas kepeduliannya membangun tiga ruas prioritas di Aceh Timur.

"Terima kasih atas perhatian Pak Plt Gubernur Aceh yang telah memperioritaskan tiga ruas jalan di Kabupaten Aceh Timur," ucap Firdaus.

Seperti diketahui, dalam rangka mengoptimalkan dana Otsus dan untuk mencapai target pembangunan insfrastruktur jalan yang tertuang dalam RPJA. Pemerintah Aceh, pada tahun 2019 telah melakukan perencanaan untuk penanganan peningkatan sebanyak 11 ruas jalan prioritas di provinsi Aceh.

Baca : Pembangunan 11 Ruas Jalan Prioritas Optimalkan Aksebilitas, Mobiltas dan Produkvitas Masyarakat

Dari 11 ruas jalan yang menjadi prioritas Pemerintah Aceh, tiga ruas berada di Kabupaten Aceh Timur. Pembangunanya dilakukan dengan sistem kontrak multi tahun atau multiyeasr (MYC).

Adapun tiga ruas jalan yang akan dibangun di Aceh Timur yakni, pertama, ruas jalan Peureulak-Lokop-batas Gayo Lues sepanjang 107,30 kilometer. Ke-dua ruas jalan batas Aceh Timur-Pining-Blangkejren sepanjang 61,42 kilometer. Total panjang yang akan dibangun untuk dua ruas jalan tersebut mencapai 168,72 kilometer.

Dua ruas jalan tersebut nantinya akan menghubungkan Gayo Lues dan Kabupaten Aceh Timur. Ruas jalan tersebut juga bisa menghubungkan Gayo Lues ke Sumatera Utara via Aceh Timur. Ruas jalan Peureulak-Peunaron-Lokop yang ditargetkan rampung pada 2022 itu nantinya akan jadi satu-satunya jalan penghubung masyarakat untuk pergi ke ibukota kabupaten.

Selama ini warga Gayo Lues yang ingin ke Aceh Timur (begitu juga sebaliknya) butuh waktu selama delapan jam baru sampai menempuh jalan nasional Medan-Banda Aceh. Dengan adanya jalan tersebut, ke-depan diperkirakan dari Gayo Lues ke Aceh Timur hanya butuh waktu tiga jam.

Dan ke-tiga yang masuk prioritas Pemerintah Aceh di Kabupaten Aceh Timur yaitu pembangunan ruas jalan batas Aceh Timur-Karang Baru, Aceh Tamiang. Ruas jalan ini akan dibangun sepanjang 43,52 kilometer.

Jalan Aceh Timur-Karang Baru itu nantinya akan membuka keterisolasian masyarakat di Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. Karena dengan dibangunnya jalan tersebut masyarakat Simpang Jernih sudah mudah pergi ke Aceh Tamiang, bahkan ke Sumatera Utara.

Jalan tersebut juga akan memperpendek waktu tempuh dari Simpang Jernih ke Aceh Tamiang yang sebelumnya harus menghabiskan waktu selama 3,5 jam, nanti hanya butuh waktu satu jam perjalanan. Proyek jalan tersebut rencananya akan dimulai tahun 2020 dan diproyeksi akan tuntas pada tahun 2022.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...