Unduh Aplikasi

Anggota DPRA Dukung Pemerintah Aceh Tunda Kerjasama dengan Institut Francais

Anggota DPRA Dukung Pemerintah Aceh Tunda Kerjasama dengan Institut Francais
Irfannusir. Foto: Net

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh menunda kerja sama dengan Institut Francais d'Indonesia, sebuah lembaga hasil penggabungan bagian kerjasama dan kebudayaan Prancis di Indonesia. 

Hal tersebur disampaikan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sebagai wujud keberatan rakyat Aceh atas sikap Pemerintah Prancis yang mendiskreditkan Islam.

Menanggapi hal itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Irfannusir mendukung kebijakan Plt Gubernur untuk menghentikan kerja sama dengan Institut Francais d'Indonesia.

Baca: Plt Gubernur Aceh Perintahkan BPSDM Tunda Kerjasama dengan Institut Prancis

"Saya sangat mendukung kebijakan Plt Gunernur untuk menghentikan kerjasama dengan Institut Francais," kata Irfannusir, saat dihubungi AJNN, Senin (2/11).

Selain itu, ia meminta agar Pemerintah Aceh juga memboikot produk-produk prancis. Bahkan bila perlu dilakuka razia bersama terhadap produk prancis yang masih di perjual belikan.

"Tentu sebagai bentuk protes kita terhadap diskriminasi islam di Prancis yang melukai umat islam se dunia. Pemerintah juga memboikot produk dari Prancis, bila perlu kita lakukan razia bersamaan," tutup Irfannusir.

Komentar

Loading...