Unduh Aplikasi

TAMBANG ILEGAL NAGAN RAYA

Anggota DPD Minta Pemerintah Tak Tutup Mata

Anggota DPD Minta Pemerintah Tak Tutup Mata
Penambang Liar di Pulo Raga, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.
BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) asal Aceh, Rafli mendesak pemerintah tak tutup mata terhadap maraknya pertambangan emas ilegal yang terjadi di kemukiman Pulo Raga, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.

Baca: Tambang Liar Marak di Nagan Raya

Menurut Rafli, pemerintah harus bertidak tegas memberhentikan aktivitas penambang liar sebelum mengalami kerusakan yang lebih parah di lokasi penambangan tersebut. "Pemerintah harus melakukan moratorium, penertiban agar tidak mengalami kerugian besar bagi daerah dan masyarakat sekitar," kata Rafli kepada AJNN, , Rabu (16/3).

Rafli berharap pemerintah tidak lepas tangan dan dapat segera menertibkan para penambang ilegal tersebut. Apalagi sudah banyak alat berat yang sudah beroperasi di wilayah itu.

Baca: GeRAK Aceh Desak Pemkab Nagan Tertibkan Tambang Ilegal

Selain itu, Rafli menjelaskan, penambangan ilegal yang tak bisa dikendalikan lagi itu akan mengakibatkan daerah tersebut rawan bencana. Menurutnya penambangan tidak hanya melihat dari keuntungan, tapi juga harus memperhatikan sisi negatif yang ditimbulkan yaitu kerusakan lingkungan yang luar biasa besar.

"Pemerintah setempat tidak boleh membiarkan itu terjadi, kami berharap ada tindakan tegas dari pemerintah setempat," ujarnya.

Baca: Dinas Kehutanan Aceh akan Panggil Penambang Liar

Untuk diketahui, Pemerintah Aceh Oktober 2014 sudah mengeluarkan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 11/INSTR/2014 tentang Moratorium Izin Usaha Pertambangan (IUP) Mineral Logam dan Batubara. Sejumlah IUP tidak aktif dan tidak memberikan kontribusi kepada daerah mulai dicabut izinnya.

Bahkan, saat bertemu dengan sejumlah elemen sipil dalam diskusi khusus membahas lingkungan dan hutan Aceh, Rabu malam (17/2) di Banda Aceh. Gubernur Aceh, Zaini Abdullah kembali menegaskan akan terus berkomitmen menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup di Aceh. Dengan tetap melanjutkan moratorium pertambangan dan moratorium logging.

Komentar

Loading...