Unduh Aplikasi

Anggota Dewan Tak Hadir, Sidang Bendera Bulan Bintang Ditunda

Anggota Dewan Tak Hadir, Sidang Bendera Bulan Bintang Ditunda
Aktivis YARA. Foto: ist
BANDA ACEH - Sidang gugatan bendera daerah di Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh terpaksa ditunda oleh majelis hakim. Penundaan tersebut dikarenakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh , selaku tergugat, tidak hadir.

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Kota Banda Aceh terhadap Gubernur Aceh (Tergugat I) dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (Tergugat II) untuk segera melaksanakan Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh.

Sidang gugatan tersebut digelar di ruang utama pengadilan negeri dengan majelis hakim diketuai oleh Syamsul Qamar dan didampingi dua hakim anggota Suryadi dan Eli juga. Di ruang sidang, juga terlihat penggugat, Safaruddin, dan Samsul Rizal selaku kuasa hukum Gubernur Aceh selaku tergugat satu.

"Karena ketua DPRA selaku tergugat dua tidak hadir, sidang tidak bisa dilanjutkan," kata Ketua Majelis Hakim, Senin, (25/4).

Pada persidangan perdana ini, majelis hakim meminta panitera untuk memanggil kembali Ketua DPR Aceh untuk hadir dalam persidangan pekan depan. Hakim berpendapat, tanpa kehadiran tergugat dua, sidang ini tak dapat dilanjutkan.

Sementara itu, Safaruddin, penggugat bendera Aceh menyesalkan sikap Ketua DPR Aceh yang tidak menghadiri persidangan itu. Padahal, persidangan ini untuk mencari kepastian, apakah bendera Aceh tersebut boleh dikibarkan atau tidak.

"Selama ini berkoar-koar soal bendera agar dikibarkan. Kami ajak memperjuangkan lewat pengadilan malah tidak hadir, bagaimana ini?" ujar Safaruddin. Dia malah balik mempertanyakan keseriusan DPR Aceh yang mengklaim tengah memperjuangkan bendera Aceh.

Komentar

Loading...