Unduh Aplikasi

Anggarkan Rp 2 Miliar, Tim Gugus Aceh Utara Kirim APD ke Semua Puskesmas

Anggarkan Rp 2 Miliar, Tim Gugus Aceh Utara Kirim APD ke Semua Puskesmas
Foto: Ist

ACEH UTARA – Tim Gugus Tugas Coronavirus Disease (Covid-19) Kabupaten Aceh Utara telah mengirimkan Alat Pelindung Diri (APD) ke semua Puskesmas di wilayah tersebut guna menangani wabah virus tersebut.

Informasi yang diterima AJNN, Perangkat APD itu langsung dikirim ke Puskesmas oleh Tim Gugus Tugas Aceh Utara setelah didatangkan dari luar daerah.

“Namun jumlahnya belum memadai, alias masih minim, sehingga perlu pengadaan tambahan untuk kebutuhan penanganan wabah Covid-19 ini,” kata Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib melalui Kabag Humas Andree Prayuda, Jumat (3/4).

Dikatakan Andree, peralatan APD yang sudah dikirim ke seluruh Puskesmas tersebut merupakan pengadaan tahap pertama dengan memanfaatkan anggaran pada Dinas Kesehatan sebesar Rp2 miliar.

Barang kebutuhan kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit Covid-19 yang sudah diterima Tim Gugus pada Dinas Kesehatan Aceh Utara berupa alat pelindung diri (APD) sebanyak 100 set, alat penyemprotan 40 set, APD penyemprotan 50 pasang, desinfektan berupa 320 Bayclin, 12 liter Rodalon, 4 kilogram Vikron S, dan thermometer scanner 2 buah.

Sementara barang-barang yang diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh berupa masker N-95 sebanyak 3 kotak, masker medis 60 kotak, baju pelindung 50 buah.

“Sejumlah yang sudah kita terima itu dipesan lebih awal dengan anggaran yang ada pada Dinas Kesehatan,” kata Andree, seraya menambahkan bahwa jumlah tersebut masih kurang, sehingga perlu pengadaan tambahan APD dan obat-obatan.

“APD tambahan itu sudah kita pesan, akan tetapi sampai sekarang belum sampai ke kita, dikarenakan terkendala dengan pengiriman,” ungkapnya.

Tim Gugus Tugas, lanjut Andree, terus berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan APD bagi petugas medis, baik yang ada di Puskesmas-Puskesmas maupun rumah sakit. Begitu juga kebutuhan obat-obatan dan vitamin.

“Selain itu juga sedang menyiapkan barak tempat karantina ODP. Semua pekerjaan ini harus diselesaikan dalam waktu mendesak, atau secepatnya, khususnya untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 ini,” imbuhnya.

Komentar

Loading...