Unduh Aplikasi

Anggaran Jaring Pengaman Sosial Aceh Barat Mampu Bantu 77 Ribu Lebih Warga Miskin

Anggaran Jaring Pengaman Sosial Aceh Barat Mampu Bantu 77 Ribu Lebih Warga Miskin
Koordinator GeRAK Aceh Barat Edy Syahputra. Foto: AJNN.Net/Fauzul Husni

ACEH BARAT - Pemerintah Aceh Barat sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19 mencapai Rp 26 miliar lebih.

Dari laporan penggunaan APBK 2020 Aceh Barat untuk penanganan Covid-19 yang diterima AJNN, khusus untuk penyediaan jaringan pengaman sosial, anggaran yang dipergunakan mencapai Rp 18,6 milar lebih.

Anggaran itu terbagi untuk penanganan masalah-masalah strategis yang menyangkut tanggap cepat darurat dan kejadian luar biasa yakni Rp 611 juta, penyediaan beras sejahtera Rp 2,5 miliar, dan penyaluran ZIS sesuai senif Rp 15,5 miliar.

Dari laporan tersebut, anggaran yang paling kecil adalah untuk penanganan dampak ekonomi yakni hanya Rp 200 juta, sementara untuk penanganan kesehatan itu mencapai Rp 8 miliar.

Artinya Pemkab Aceh Barat sudah sangat siap untuk membantu masyarakat miskin terdampak corona dari anggaran yang mencapai Rp 15,5 miliar itu. Dimana kalau dibagi dari anggaran tersebut dengan Rp 200 ribu per kepala keluarga, maka 77,500 ribu kepala keluarga di Aceh Barat bisa menerima bantuan itu.

Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edy Syah Putra mengatakan anggaran yang mencapai Rp 15,6 miliar itu sangat besar dan bisa membantu seluruh warga miskin yang ada di Aceh Barat.

Menurutnya ada beberapa skenario yang bisa dipakai untuk membantu masyarakat miskin di Aceh Barat menggunakan anggaran tersebut. Bahkan 77,500 ribu KK bisa mendapatkan bantuan tersebut.

Misalnya, kata Edy, jika setiap KK dibagi Rp 200 ribu dengan anggaran Rp 15,5 miliar, maka total masyarakat miskin yang mendapatkan bantuan itu mencapai 77.500 KK.

Baca: Terima Bantuan Sembako dari Provinsi, Bupati Aceh Barat: Pembagian Kami Tunda Dulu

Selanjutnya, jika setiap KK dibagi Rp 300 ribu dengan anggaran Rp 15.5 miliar, maka total masyarakat miskin yang mendapatkan bantuan itu mencapai 51.667 KK

Kemudian, jika setiap KK dibagi Rp 400 ribu dengan anggaran Rp 15.5 miliar, maka total masyarakat miskin yang mendapatkan bantuan itu mencapai 38.750 KK

Dan jika setiap KK dibagi Rp 500 ribu dengan anggaran Rp 15.5 miliar, maka total masyarakat miskin yang mendapatkan bantuan itu mencapai 31.000 KK

Skenario terakhir, jika setiap KK dibagi Rp 600 ribu dengan anggaran Rp 15.5 miliar, maka total masyarakat miskin yang mendapatkan bantuan itu mencapai 25.833 KK.

"Sementara data yang kami terima warga miskin terdampak corona di luar penerima PKH dan BPNT hanya 17 ribu KK. Jadi Pemkab Aceh Barat silahkan pakai skenario yang mana, anggaran sudah ada," kata Edy Syah Putra kepada AJNN, Selasa (28/4) di Banda Aceh.

Laporan penggunaan APBK 2020 Aceh Barat untuk penanganan Covid-19. Foto: Dok AJNN

Untuk itu, kata Edy, Pemkab Aceh Barat harus segera menyalurkan bantuan itu kepada masyarakat yang terdampak corona. Uang yang sudah ada itu jangan disimpan terlalu lama, karena masyarakat butuh makan setiap hari.

"Bantuan segera disalurkan, masyarakat butuh bantuan, banyak skenario yang bisa dipakai untuk membantu masyarakat," ujar Edy.

Selain itu, Edy mengaku akan mengawal terus proses penyaluran bantuan kepada masyarakat, jangan sampai banyak masyarakat miskin tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah Aceh.

"Karena anggaran sudah ada, jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan bantuan," kata Edy.

Komentar

Loading...