Unduh Aplikasi

Ancang-ancang Mencari Pasangan

Ancang-ancang Mencari Pasangan
Ilustrasi: WWW.

SEJUMLAH partai politik pengusung pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah mulai pasang ancang-ancang. Mereka diharapkan dapat segera menunjuk nama yang akan diajukan Gubernur Aceh kepada Dewan Perwakilan Rakyat Aceh untuk dilantik sebagai wakil gubernur.

Partai Daerah Aceh, misalnya, mencalonkan ketua umum mereka, Muhibussabri sebagai calon wakil gubernur. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Aceh juga mengajukan nama ketua mereka, Muslahuddin Daud sebagai jagoan. 

Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa berharap agar ada jalan tengah. Partai-partai politik pengusung duduk bersama, juga bersama Gubernur Nova, untuk mengerucutkan pilihan kepada satu atau dua nama saja. 

Yang sedikit lebih heboh menyambut pemilihan ini adalah Partai Nanggroe Aceh. Mereka berencana menggelar konvensi untuk mencari kandidat. Dengan waktu yang sempit, konvensi ini tentu bukan langkah mudah. 

Proses seleksi administrasi dan tetek bengek lain dalam konvensi tentu membutuhkan waktu lebih dari satu bulan. Kandidat yang dihasilkan dalam konvensi juga harus diterima oleh partai politik pengusung lainnya. 

Memang seharusnya partai politik pendukung ini menyaring kandidat sejak awal. Dengan demikian, kandidat yang disepakati bisa segera diproses di DPR Aceh setelah Nova dilantik. 

Namun yang paling penting untuk memilih sosok wakil gubernur ini adalah mencarikan pasangan yang tepat buat Nova. Tentu hal ini harus ditanyakan langsung kepada yang bersangkutan. Sosok pendamping seperti apa yang dia butuhkan untuk menjalani sisa  kepemimpinannya hingga 2022. 

Wakil Gubernur Aceh nanti haruslah seorang pekerja. Seorang yang memiliki konsep, terutama di tiga sektor penyokong perekonomian Aceh, yakni sektor perikanan dan kelautan, sektor pertanian dan perkebunan serta sektor pariwisata. 

Dengan demikian, tugas Nova menyelaraskan pembangunan Aceh menjadi lebih mudah. Sosok wakil gubernur nanti hendaknya jangan sekadar ban serap. Dia harus memiliki niat yang sama dan kemampuan yang baik yang dibutuhkan Nova. Bukan sekadar duduk manis di kursi sambil merecoki kerjaan bosnya. 

Komentar

Loading...