Unduh Aplikasi

Analisa Tim Ahli Independen Pembangunan Masjid Agung Calang Keluar, Ini Hasilnya

Analisa Tim Ahli Independen Pembangunan Masjid Agung Calang Keluar, Ini Hasilnya
Ketua Tim Ahli Independen Investigasi Pembangunan Mesjid Agung Aceh Jaya, Surya Bermansyah. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA - Tim ahli independen yang dibentuk oleh DPRK Aceh Jaya akhirnya merilis hasil dari analisa serta investigasinya selama kurang lebih dua minggu untuk menilai apakah pembangunan Masjid Agung Baitul Izzah Kabupaten Aceh Jaya tahap III layak dilanjutkan atau tidak.

Ketua tim investigasi, Surya Bermansyah, mengatakan bahwa secara umum struktur bangunan Masjid Agung Baitul Izzah, Kabupaten Aceh Jaya, layak untuk dilanjutkan, namun ada beberapa rekomendasi yang harus dikerjakan.

"Setelah kami lakukan investigasi dengan beberapa metode uji, hasilnya yaitu struktur bangun tersebut dapat dilanjutkan, namun dengan beberapa rekomendasi," kata Surya Bermansyah, Kamis (24/9).

Katanya, ada lima catatan rekomendasi yang diberikan pihaknya setelah melakukan investigasi dengan beberapa metode uji.

Pertama, kolon-kolon (tiang beton) yang kelihatannya keropos harus diperbaiki dengan metode grouting, karena setelah diteliti jika keropos yang terjadi itu hanya dipermukaannya atau hanya dicover kulit betonnya saja, tidak sampai kedalam inti betonnya.

Yang kedua, desain gedung itun menggunakan desain Standar Nasional Indonesia (SNI) tahun 2012, jadi untuk desain SNI 2012 masih aman, namun jika digunakan desain SNI yang terbaru tahu 2019  keamanannya sudah berkurang.

"Kalau kita analisa sesuai SNI 2012 masih aman, namun kalau kami gunakan SNI 2019 keamanannya sudah berkurang," terang Surya.

Oleh sebab itu, pihaknya merekomendasikan untuk bangunan atap dak beton yang dilevel 14 itu harus dikurangi, supaya bebannya bisa berkurang, sehingga keamanan strukturnya bisa memenuhi SNI tahun 2019.

"Selain bisa meningkatkan keamanannya sesuai SNI 2018, juga bisa menghemat (efisiensi) anggaran yang nilainya lebih kurang hampir 3 miliar," ungkapnya.

Lalu rekomendasi yang ketiga akan lebih baik lagi kalau kubahnya digunakan kubah yang strukturnya lebih ringan, apalagi saat ini lebih baik kubah yang desainnya bagus dan juga ringan, namum yang terpenting aman untuk struktur bangunan.

Baca: Pembangunan Masjid Agung Aceh Jaya Diminta Ditunda hingga Ada Hasil Analisa Tim Ahli Independen

Selanjutnya untuk rekomendasi yang ke empat, yaitu ada balok beton yang keliatan secara visual itu sangat kecil walaupun hitungan secara struktur masih aman, namun balok tersebut memikul beban yang lebih besar, maka direkomendasikan juga untuk diperbesar.

"Balok tersebut kami rekomendasikan untuk penambahan dimensi saja dan juga harus ada penambahan tulangan untuk penahan dan pemegang betonnya" tambahnya.

Sedangkan rekomendasi yang terakhir yakni ada 17 kolom (tiang) yang miring setelah dicek yang kemiringannya sudah melebihi 2 cm dan diantara ke 17 tiang tersebut dua diantaranya harus dibongkar.

"Jadi kalau dipertahankan untuk tidak dibongkar kedua tiang tersebut kami khawatirkan akan ada kerusakan jangka panjang nantinya," pungkas Surya.

Komentar

Loading...