Unduh Aplikasi

Anak Menderita Hidrosefalus, Keluarga Mualaf di Aceh Timur Butuh Uluran Tangan

Anak Menderita Hidrosefalus, Keluarga Mualaf di Aceh Timur Butuh Uluran Tangan
Anugerah Agustina, menderita hidrosefalus. Foto: Ist

ACEH TIMUR - Anugerah Agustina (4), bocah asal Gampong Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron kabupaten Aceh Timur merintih kesakitan akibat menderita penyakit penyempitan saraf dan hidrosefalus.

Putri dari pasangan Marolop Makub Mboru Butar Butar (sesudah mualaf bernama Rahman) dengan Kiki Nurianti Nasution menderita penyakit penyempipatan saraf itu sejak beberapa tahun terakhir.

Founder Lembaga Peduli Dhuafa Aceh (LPDA) Musfendi mengatakan, orangtua bocah tersebut hanya seorang pekerja serabutan, sehingga mereka kesulitan untuk mengobati anaknya tersebut. Apalagi pihaknya belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), setelah masuk Islam sehingga tidak bisa mengurus BPJS Kesehatan.

“Orangtua Anugerah sudah berupaya mengobatinya secara tradisional mengingat keterbatasan biaya, setelah sekian lama menjalani perobatan, diketahui kalau yang penyakit yang diderita putri mereka adalah penyempitan saraf," kata Musfendi kepada AJNN, Jumat (22/2).

Dan yang membuat orangtuanya sedih, kata Musfendi, adalah seiring bertambahnya umur Anugerah Agustina semakin mengalami pembesaran pada bagian kepala. Sementara, saat ini Polsek dan camat setempat sedang mengupayakan agar mereka bisa memiliki KTP dan BPJS Kesehatan sehingga mudah membawa anaknya tersebut berobat.

“Kami akan mengupayakan membantu semaksimal mungkin dalam pendampingan adik Agustina, dimana relawan LPD Aceh Timur terus memantau perkembangan dalam menindak lanjuti untuk dirujuk ke rumah sakit," ujarnya.

Pihaknya juga mengajak para sahabat dermawan untuk sama-sama membantu keluarga mualaf itu yang saat ini sedang membutuhkan uluran tangan.

"Untuk penyerahan bantuan dana bisa hubungi langsung 0853-7126-6660 Lembaga Peduli Dhuafa dan 0823-1721-3009, Ketua LPD Aceh Timur," katanya.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...