Unduh Aplikasi

Anak Korban Tsunami Ulujadi Belum Punya Seragam Sekolah

Anak Korban Tsunami Ulujadi Belum Punya Seragam Sekolah
Anak-anak korban tsunami di Ulujadi mengikuti psikososial bersama relawan ACT.

SULAWESI TENGAH - Bencana tsunami di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah telah menghancurkan rumah dan harta benda warga akibat terbawa air laut. Tsunami juga melumpuhkan aktivitas pendidikan.

Dua pekan setelah tsunami aktivitas belajar mengajar di wilayah tersebut berangsur pulih. Namun sejumlah anak-anak masih mempunyai masalah perlengkapan sekolah, salah satunya dirasakan anak-anak korban tsunami di Kelurahan Buluri Kecamatan Ulujadi, Palu, yang kekurangan seragam sekolah.

Tak hanya pelajar tingkat dasar, kondisi tersebut dirasakan siswa menengah atas. Kepala RT 2 Kelurahan Buluri, Risno mengatakan banyak anak-anak di desanya belum mempunyai perlengkapan sekolah mulai dari seragam hingga perlengkapan lainnya seperti sepatu, tas, buku serta kebutuhan sekolah lainnya.

Risno menyebutkan, khusus di RT 2 kelurahan Buluri ada sekitar 25 pelajar sekolah dasar, 20 orang siswa tingkat SMP dan 15 orang anak-anak SMA. Dan hampir seluruhnya belum mempunyai seragam.

"Jadi kalau dihitung hampir setengah pelajar tidak memiliki seragam sekolah," kata Risno, Rabu (31/10).

Mengenai bantuan, Risno menyebutkan dua minggu paska peristiwa tsunami korban banyak menerima bantuan dalam bentuk makanan atau kebutuhan dapur, kemudian juga ada baju-baju bekas orang pakai yang diberikan kepada korban. "Bantuan ada, tapi banyak makanan dan pakaian bekas yang dikasih orang, kalau untuk pendidikan belum ada," ujarnya.

Risno berharap pemerintah segera memberikan bantuan pendidikan untuk anak-anak di kelurahannya sehingga mereka bisa belajar maksimal."Semoga bantuan pendidikan untuk anak-anak secepatnya diberikan," pintanya.

Selain itu, Risno juga mengucapkan terima kasih kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang telah ikut memberikan bantuan kepada mereka, kemudian melakukan pemulihan psikososial terhadap anak-anak.

"Mereka keliatan senang saat bermain dengan relawan ACT, apalagi dikasih hadiah," tutup Risno.

 

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...