Unduh Aplikasi

Anak Korban Konflik Deklarasi Jaringan Aneuk Syuhada Aceh

Anak Korban Konflik Deklarasi Jaringan Aneuk Syuhada Aceh
Ilustrasi. Foto : Net
ACEH UTARA - Ratusan anak yang pernah menjadi korban konflik Aceh, mendeklarasikan diri dalam wadah Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA). Organisasi tersebut nantinya akan menjadi wadah pemersatu dan perjuangan terhadap masa depan anak-anak tersebut.

Ketua JASA Aceh, Bukhari yang dijumpai AJNN mengatakan, latar belakang pendirian wadah tersebut merupakan upaya untuk memenuhi hak para anak korban konflik di Aceh, karena selama ini perhatian dari pemerintah masih sangat minim terhadap mereka.

“Inisiatif ini didasarkan pada bentuk keprihatinan terhadap kondisi para anak korban konflik di Aceh yang hidupnya masih jauh dari sejahtera. Bahkan pasca reintegrasi oleh BRA dulu, masih banyak bantuan yang tidak tepat sasaran terhadap mereka,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, tujuan dari wadah ini adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan sumber daya manusia para anak korban konflik. Selain itu, sebagai generasi muda, pihaknya juga akan konsen dalam menjaga dan mengisi perdamaian di Aceh.

“Tujuan kita mulia, yaitu untuk memperjuangkan nasib para anak korban konflik agar menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya secara ekonomi dalam bingkai perdamaian di Aceh,” tambahnya.

Tidak hanya itu, JASA juga akan memastikan bahwa seluruh anak korban konflik mendapatkan layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan dengan layak seperti anak-anak yang lain.

Bukhari juga menjelaskan, hingga saat ini sudah ada representatif kader JASA di 18 kabupten kota di seluruh Aceh dan kedepan diharapkan di semua daerah akan terbentuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

“Kita sudah memiliki perwakilan dari 18 kabupaten kota untuk menjadi pengurus DPP. Rencanya ke depan kita akan bentuk semuanya bertahap di tingkat DPD. Kami juga membuka pendaftaran bagi para anak korban konflik untuk bergabung bersama JASA” timpalnya.

Rencananya, pada 8 Maret mendatang akan digelar pelantikan untuk pengurus DPP yang dipusatkan di Aceh Utara yang rencananya akan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Aceh.

Komentar

Loading...