Unduh Aplikasi

Anak Korban Kebakaran di Aceh Utara Butuh Pakaian dan Peralatan Sekolah

Anak Korban Kebakaran di Aceh Utara Butuh Pakaian dan Peralatan Sekolah
Foto: Ist

ACEH UTARA - Anak-anak korban kebakaran yang menghanguskan 19 unit ruko dan rumah di Keude Paya Bakong, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara butuh pakaian dan peralatan sekolah.

Keuchik Paya Bakong, Saifullah mengaku sesuai pendataan ada 70 jiwa mengungsi ke tenda darurat di lokasi kebakaran.

"Salah satu kebutuhan mendesak yang dikeluhkan adalah kebutuhan pakaian dan peralatan anak- anak mereka sekolah," kata Saifullah," Sabtu (26/10).

Kata dia, saat kejadian kebanyakan korban hanya bisa menyelamatkan dirinya dan keluarga dari kobaran api, tidak sempat mengambil apapun dari dalam rumah.

"Kejadian menjelang subuh, posisi warga kala itu lagi tertidur pulas. begitu bangun melihat api sudah menjalar ke dalam ruamah, makanya tidak ada yang bisa diselamatkan," ujarnya.

Baca: Puluhan Warga Korban Kebakaran Aceh Utara Tinggal di Tenda Darurat

Saifullah mengatakan, untuk bantuan masa panik sudah banyak yang membantu dari berbagai kalangan. Namun saat ini pakain dan peralatan anak sekolah sangat dibutuhkan korban.

Pun demikian anak-anak korban kebakaran itu tetap sekolah menggunakan pakai bebas seadanya dan diizinkan oleh Kepala sekolah karena kondisi baru musibah dan harus dimaklumi.

"Untuk kondisi kesehatan semua dalam kedaan baik. Satu orang yang mengalami luka dan satu orang balita yang sempat sakit sudah kita bawa ke Puskesmas untuk mendapat penanganan medis," jelas Saifullah.

Saifullah menambahkan, sementara waktu dapur umum akan dibuka selama sepekan bagi korban kebakaran. Harapan para korban kepada Pemkab setempat untuk memberikan bantuan bangunan rehap sementara.

Sementara itu, Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Miliardin melalui Kapolsek Paya Bakong Ipda Pujianto mengatakan, sejauh ini tim Laboratorium Forensik (Labfor) belum turun ke lokasi, saat ini di tangani oleh tim Kaur Polres Aceh Utara.

"Hasil penyelidikan sudah dikirimkan ke Labfor Medan, jadi apabila sudah keluar hasilnya dan harus turun tim Labfor maka akan kita kordinasi kembali nanti," papar Pujianto.

Penyebab kebakaran sendiri hingga saat ini belum bisa kita pastikan.Dugaan sementara dari keterangan salah seorang saksi mata penyebab kebakaran disebabkan konsleting arus pendek listrik dari salah satu ruko milik warga setempat.

"Dugaan karena intalasi listrik kondisi sudah tua, mengingat bangunan ruko berkontruksi kayu, sehingga dengan cepat di lahap kebangunan lainnya," pungkasnya.

Komentar

Loading...